Seksi 4 tol Mapan Dioperasionalkan Akhir September

  • 06-09-2019 / 17:38 WIB
  • Kategori:Malang, Kabupaten
Seksi 4 tol Mapan Dioperasionalkan Akhir September TERPASANG: Traffict Light  di exiting seksi 4 tol Mapan di Jalan Ampeldento telah terpasang namun belum  difungsikan.

MALANGPOSTONLINE.COM - Operasional seksi 4 tol Malang Pandaan kembali mundur. Sebelumnya PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) mentargetkan jalan bebas hambatan yang menghubungkan Kecamatan Singosari – Kecamatan Pakis ini dapat dioperasionalkan awal September 2019.

Namun pengoperasional ini dipastikan mundur. Direktur Teknik PT JPM, Siswantono mengatakan, mundurnya operasional ini bukan karena pembangunan yang terhambat. Tapi lebih pada adanya uji laik yang wajib dilakukan, dan baru digelar dua hari terakhir.

”Secara fisik bangunan sudah semua. Tapi untuk operasional kan tidak bisa langsung. Ada tahapan yang harus dilalui. Salah satunya adalah tahapan uji laik,’’ katanya.

Uji laik menurut Siswantono merupakan salah satu yang wajib dipenuhi sebelum tol ini dioperasionalkan.

”Pra uji laik sudah dilakukan pada pertengahan bulan Agustus lalu. Kemudian dua hari ini (Kamis-Jumat) sudah dilakukan uji laik yang melibatkan berbagai instansi,’’ ungkapnya.

Siswantono mengatakan, saat uji laik yang dilakukan, ada beberapa yang harus diperbaiki. Diantarannya penyempurnaan marka jalan, serta rambu-rambu. Untuk perbaikan itu, PT JPM memiliki waktu dua minggu.

”Sembari menunggu perbaikan, juga dilakukan pengurusan administrasi, terkait operasional,’’ tambah Siswantono.

Dia juga menyebutkan, selain itu untuk dapat operasional, juga menunggu SK tarif tol keluar dari Kementrian PUPR. Dia mengatakan, meskipun seksi 4 ini merupakan rangkaian tol Pandaan-Malang, namun karena waktu operasional yang berbeda, maka akan ada SK tarif lagi yang dikeluarkan oleh Kementrian PUPR.

”Setelah SK keluar, baru kemudian dilakukan sosialisasi dulu, sebelum betul-betul dioperasionalkan,’’ tambahnya.

Dia menyebutkan biasanya sosialisasi dilakukan selama satu pekan. Dia pun mengaku, untuk SK tarif tidak akan lama. Apalagi tarif tol sudah keluar. Yaitu Rp 898 per kilometer. ”Tarifnya tidak berubah, tetap Rp 898 per kilometer. Tapi untuk menetapkan tarif ini di seksi 4 tol Mapan  harus berdasarkan SK,’’ urainya.

Perlu diketahui, untuk seksi 4 tol Mapan panjangnya mencapai 4.75 kilometer. Sehingga jika tarif tol Mapan ditetapkan Rp 898 per kilometer, maka pengendara harus membayar Rp 4.265.5 saat melintas di seksi 4 tol Pandaan Malang.

”Untuk aturannya sama, batasan kecepatan adalah 80 kilometer perjam. Sehingga nanti jika tol ini dioperasionalkan, pengendara pun wajib mematuhi rambu-rambu,’’ ungkapnya.

Sementara di  exiting tol juga telah dipasang traffict light. Kendati lampu traffict light sudah menyala normal, namun belum difungsikan. Menurut Siswantono, traffict light ini akan difungsikan saat seksi 4 tol Mapan ini dioperasionalkan.(ira/jon/Malangpostonline.com)

Editor : jon
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU