Kurangi Impor, BI Malang Kembangkan Demplot Klaster Bawang Putih di Kota Batu

  • 10-09-2019 / 14:42 WIB
  • Kategori:Malang
Kurangi Impor, BI Malang Kembangkan Demplot Klaster Bawang Putih di Kota Batu Panen perdana demplot klaster bawang Putih di Poktan Tani Maju 01

MALANG - Kelompok Tani (Poktan) Tani Maju 01 Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu melakukan panen perdana Demplot Klaster Bawang Putih, Selasa (10/9). Demplot ini merupakan Poktan binaan Bank Indonesia (BI) Malang bekerja sama dengan pemerintah dan Dinas Pertanian Kota Batu dalam upaya pengendalian inflasi.

Komoditas ini menjadi pilihan untuk dikembangkan lantaran pada Maret-April Kota Malang dan Indonesia diterpa inflasi. Salah satunya dipengaruhi oleh kekurangan stok sehingga melonjaknya harga bawang putih di angka mencapai Rp 40 ribu per kilogram. Kebutuhan akan bawang putih di Indonesia sejauh ini sebanyak 95 persen masih impor dari luar negeri khususnya Cina. Sehingga perlu adanya pengembangan bawang putih untuk memenuhi kebutuhan ketersediaan stok di dalam negeri.

"Hari ini adalah panen pertama demplot klaster bawang putih, program ini adalah dari kementerian pertanian yang diturunkan ke Dinas Pertanian untuk swasembada bawang putih pada 2021 atau paling tidak mengurangi jumlah impor," ujar Kepala BI Malang, Azka Subhan.

Sementara BI Malang turut menggencarkan pengembangan bawang putih untuk menurunkan ketergantungan impor dan mengurangi defisit transaksi berjalan (CAD). Untuk itu dengan sinergi dengan berbagai pihak diharapkan mampu meningkatkan produktivitas bawang putih.

Bantuan BI Malang terhadap Poktan Tani Maju 01 ini sekaligus untuk membantu petani dan membangun agen hayati yakni mendukung pupuk dan pestisida organik. Dalam perjalanannya pun mampu membuat tanaman tumbuh subur serta menekan biaya produksi.

"Perkiraan penen 8 ton dari 8.000 meter, ada peningkatan produksi sebanyak 2 ton dari sebelumnya. Mudah-mudahan demplot klaster bawang putih ini bisa menular ke petani lainnya," jelas Azka.

Sementara itu Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Amanlison Sembiring mengapresiasi langkah BI Malang yang telah menginisiasi program pengembangan bawang putih dan hasilnya luar biasa.

"Sehingga Poktan Tani Maju 01 bisa panen dengan baik, tentu ini sinergi semua pihak terutama masyarakat yang semangat dan konsisten tekun menanam bawang putih," terang Amanlison.

Pada akhirnya diharapkan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan bawang putih secara mandiri tidak lagi impor dan ketersediaannya bisa stabil. Komoditas bawang putih yang ditanam Poktan Tani Maju 01 adalah varietas Lumbu Ijo. Ditanam dengan luas lahan 8.000 meter terdiri dari 5.000 meter demplot dari BI Malang dan 3.000 meter swadata Poktan Tani Maju 01 dengan perkiraan penen 8 ton bawang putih kering. (lin/lim/Malangpostonline.com)

Editor : lim
Uploader : irawan
Penulis : lin
Fotografer : lin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU