Pemkot Malang Akan Beli Lahan Baru Untuk Atasi Kawasan Kumuh

  • 10-09-2019 / 16:06 WIB
  • Kategori:Malang
Pemkot Malang Akan Beli Lahan Baru Untuk Atasi Kawasan Kumuh

MALANG - Menuju Kota Sehat, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang saat ini tengah melakukan berbagai macam upaya. Salah satunya, dengan mengatasi kawasan kumuh denganmembeli lahan baru. Nantinya, lahan tersebut akan digunakan untuk membangun kawasan permukiman baru bagi masyarakat yang tinggal di kawasan kumuh atau di kawasan sempadan sungai. Berdasarkan data dari Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kota Malang ,ada sekitar enam ribu KK yang tinggal di kawasan sempadan sungai.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengungkapkan, saat ini, banyak warga yang tinggal dalam sebuah permukiman padat penduduk. Namun, pemerintah tidak boleh seenaknya memindahkan masyarakat yang sudah menetap selama bertahun-tahun. Meski, kebanyakan tinggal di kawasan kumuh yang sebenarnya dilarang. Sehingga, harus ada pendekatan khusus agar masyarakat mau meninggalkan tempat tinggal mereka secara bertahap.

"Misalnya, masyarakat yang tinggal di sempadan sungai. Ada permintaan untuk memindahkan mereka. Tapi kami memiliki pandangan lain tentang hal itu," terang dia ketika ditemui Malang Post belum lama ini.

Menurut pria berkacamata ini, salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan membeli lahan baru yang jaraknya tidak jauh dari kawasan tempat tinggal mereka. Sehingga, masyarakat yang memiliki kedekatan emosi dengan tempat tinggalnya bersedia untuk pindah dan menempati tempat baru. "Misalnya, ada warga yang sebelumnya tinggal di Klojen kan otomatis nggak mau dipindah ke Kedungkandang. Jadi, akan dibelikan lahan baru yang lebih dekat," papar dia.

Nantinya, pada lahan baru tersebut, akan dibuat konsep permukiman berupa perumahan vertikal atau rumah susun (rusun). Sebab, saat ini, kondisi lahan juga semakin sempit lantaran kebutuhan hunian terus mengalami peningkatan. Sehingga, diperlukan cara lain dalam membangun kawasan permukiman. "Konsepnya dibangun semacam rumah susun. Karena hunian vertikal sekarang juga sudah ada peraturannya," ujar dia.

Sutiaji menguraikan, pembangunan rusun juga menjadi salah satu program yang ditawarkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). “Sehingga, Pemkot Malang bisa melakukan pengajuan utuk memperoleh anggaran khusus pembangunan rumah susun,” tandas dia.(tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU