Kampoeng Dolanan Matos Cocok Untuk Anak Bermain dan Belajar

  • 11-09-2019 / 13:27 WIB
  • Kategori:Malang
Kampoeng Dolanan Matos Cocok Untuk Anak Bermain dan Belajar Salah satu permainan Dakon yang ada di Kampoeng Dolanan Matos, anak bisa bermain sekaligus berinteraksi dengan temannya.

MALANG - Kampoeng Dolanan hadir di Lower Ground Lantai Hypermart Malang Town Square (Matos) sebagai salah satu tempat bermain untuk anak-anak dan keluarga. Resmi dibuka pada Rabu (11/9) wahana ini menyuguhkan nuansa perkampungan dan sawah lengkap dengan berbagai permainan tradisional.

Sedikitnya permainan yang ada saat ini adalah dakon, engklek, ular tangga, lompat tali, bekel, egrang batok dan lainnya. Suasana pedesaan semakin lengkap dengan beberapa stand makanan tradisional seperti dawet, arbanat, gulali, jajanan pasar cenil, klepon, lupis, nasi jagung, dan leker.

"Suguhan Kampoeng Dolanan ini dilatar belakangi  dengan maraknya anak di bawah umur menggunakan gadget untuk bermain games secara tidak terkontrol sehingga membuat mereka melupakan kehidupan sosialnya," ujar Marketing Communication Manager Matos, Sasmitha Rahayu.

Kehadiran Kampoeng Dolanan ini ditujukan untuk menekan ketergantungan anak kecil menggunakan gadget dengan permainan tradisonal yang ada. Selain itu mereka diajak mengenal dan melestarikan budaya asli Indonesia.

Interaksi sosial juga terbentuk di sini, lantaran sebagian besar permainannya membutuhkan lawan maupun tim. Hari pertama pembukaan Kampoeng Dolanan, 100 siswa dari sekolah Cymigro sangat antusias menjajal setiap permainan yang ada. Dengan berbusana tradisonal tempo doloe mereka didampingi oleh lara guru dan orang tua.

"Sasaran kami tidak hanya siswa sekolah tetapi juga anak-anak umum maupun keluarga, harapannya orang tua bisa mengajak putra-putribya bermain di Kampoeng Dolanan agar lebih dekat dengan begitu penggunaan gadget bisa dikurangi dengan arahan dari orang tua," jelas Sasmitha.

Kampoeng Dolanan merupakan salah satu dari upaya Matos untuk membantu meminimalisir penggunaan gadget yang berlebihan  oleh anak anak dibawah umur yang lolos dari control orang tua. Untuk itu diharapkan anak-anak dapat menikmati dolanan tradisional yang edukatif serta meningkatkan sosialisasi anak dengan teman sebayanya maupun lingkungan sekitar.

"Dalam pelayanan kami ingin selalu menyajikan hal baru yang ada di dalam Mall untuk Masyarakat Malang, Kampoeng Dolanan hadir dalam jangka panjang dengan mengusung tema pedesaan yang asri," tutupnya.

Pengunjung juga bisa berswafoto di Kampoeng Dolanan secara gratis dengan syarat follow akun dan tag instagram @malangtownsquare. Selama bulan September Matos mengadakan lomba foto dengan hadiah voucher Rp 100 ribu untuk tiga orang pemenang. Tersedia pula kostum tradisional laki-laki dan perempuan dengan biaya sewa hanya Rp 10 ribu. (lin/Malangpostonline.com)

Editor : lin
Uploader : irawan
Penulis : lin
Fotografer : Guest

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU