37 Ribu Warga Belum Rekaman, Blanko E KTP Masih Kosong

  • 12-09-2019 / 18:24 WIB
  • Kategori:Malang
37 Ribu Warga Belum Rekaman, Blanko E KTP Masih Kosong Ilustrasi perekaman e-KTP di Kantor Dispendukcapil Kota Malang

MALANG- Sejak Januari hingga Juli 2019 tercatat ada 658.088 jiwa yang melakukan perekaman e-KTP di Kota Malang. Sementara jumlah wajib perekaman di kota pendidikan ini adalah 695.688 jiwa. Maka terdapat kurang lebih 37 ribu warga belum mengurus perekaman.

Hal ini menjadi salah satu kendala perekaman e-KTP terhambat. Apalagi sejak 4 bulan terakhir, blanko e-KTP pun masih belum datang yang baru alias kosong. Seluruh warga yang mengurus e-KTP saat ini masih melakukan pencatatan menggunakan suket.

Hal ini dibenarkan Kasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang, Drs Sudarmanto MM tadi.

"Blanko belum dikirim lagi, dan semuanya masih gunakan suket. Dan kita memang sudah mengajukan lagi dan belum ada kiriman," jelasnya.

Menurutnya, suket memiliki kekuatan hukum yang sama dengan e-KTP. Sehingga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan kependudukan.

Mulai dari melamar kerja hingga syarat penting ikut serta dalam pemilihan umum (pemilu). Hanya saja, suket tidak memiliki masa aktif seumur hidup layaknya e-KTP. Melainkan harus dilakukan perpanjangan setiap enam bulan sekali.

Sebelumnya, Kepala Dispendukcapil Kota Malang Eny Hari Sutiarni menyampaikan, pengiriman blanko e-KTP belum dilakukan sampai detik ini. Sehingga, dia berharap agar pengiriman blanko e-KTP dapat segera direalisasikan. Mengingat kebutuhan blanko terus bertambah dari waktu ke waktu.

"Kami memang berharap blanko segera dikirim. Tapi kami juga melihat situasi dan kondisi karena kebutuhannya kan untuk masyarakat seluruh Indonesia. Jadi, memang harus bersabar," terangnya. (ica/Malangpostonline.com)

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU