TACB Jangan Jadi Macan Ompong

  • 15-09-2019 / 11:26 WIB
  • Kategori:Malang
TACB Jangan Jadi Macan Ompong Ilustrasi koridor Ijen Boulevard.

MALANG- Sudah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya, Kawasan Heritage Ijen malah berkurang rumah aslinya. Hal ini disayangkan Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian DK.

Menurutnya kerja Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) harus terus didukung dan lebih diberi “taring”. Salah satunya memberi kuasa TACB untuk melaksanakan tugas pengawasan lebih mendalam dan tegas.

“Sangat disayangkan memang kalau pengawasannya tidak menyeluruh. Ada rumah yang sudah direkom tim ahli tetapi malah perubahannya hampir 100 persen dan tim tidak bisa menindak. Ini sebenarnya sangat disayangkan,” tegas Made saat dikonfirmasi Malangpostonline.com beberapa saat lalu.

Hal ini perlu dicarikan solusinya. Pasalnya Kawasan Ijen merupakan ikon heritahe Kota Malang. Maka ia, sebagai legislatif, mendorng TACB Kota Malang merumuskan kembali wewenangnya. Jika memang ada aturan yang diperlukan untuk ditambah maka DPRD Kota Malang membuka pintu.

Berkaitan dengan aturan penindakan atau pengawasan menyeluruh yang bisa saja belum diatur dalam Perda Cagar Budaya.

“Jika memang dalam perda belum ada yang mengatur pengawasan dari awal, saat pelaksanaan, hingga hasil akhir ayo kita bahas bareng. Kita siap mendukung dan membahas lagi. Ini untuk wajah ikon kita, jangan sampai Ijen nanti jadi Soekarno-Hatta. Apa bedanya?,” tegas politisi PDI Perjuangan Kota Malang ini. (ica/aim)/Malangpostonline.com)

Editor : aim
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Guest

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU