Tolak RUU P-KS, Mahasiswa Turun ke Jalan

  • 17-09-2019 / 16:58 WIB
  • Kategori:Malang
Tolak RUU P-KS, Mahasiswa Turun ke Jalan Puluhan mahasiswa menolak rancangan RUU P-KS di depan gedung DPRD Kota Malang.

MALANG – Aksi penolakan terhadap rancangan UU Penghapusan Kerasan Seksual (RUU P-KS) diteriakan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia bersama Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus. Mereka melakukan aksi long march dari Masjid Ahmad Yani menuju Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (17/9). 

Dalam aksinya, para mahasiswa juga membawa poster-poster bertuliskan Tolak RUU P-KS, RUU P-KS menutup pintu kekerasan membuka Perzinahan, RUU P-KS Mengancam Keutuhan Keluarga, dan masih banyak lainnya. Koordinator Aksi, Muhammad Hasmal Mahfud mengungkapkan, dalam aksi unjuk rasa tersebut, para mahasiswa dengan tegas menolak RUU P-KS yang saat ini sedang menjadi sorotan. Ia menilai, ada beberapa poin yang dianggap tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD NKRI 1945. 

"Dalam isi RUU tersebut, ada kebudayaan asing yang tidak pro kebudayaan daerah dan kepribadian nasional.  Sehingga penghapusan kekerasan seksual bukan saja menghapus kekerasan tapi juga menghancurkan kebudayaan bangsa. Kita menolak itu," tegas dia.

Menurutnya, RUU P-KS telah disusupi oleh ideologi yang tidak sesuai kebudayaan bangsa. Masih ada beberapa pasal yang masih perlu dikritisi dan dinilai memunculkan dampak berbahaya di kalangan masyarakat, bangsa, dan negara. "Sehingga kita menyimpulkan ini nilai-nilai asing yang jauh dari kepribadian atau kebudayaan lokal. Dan perlu dikritisi dan perlu ditolak," papar dia.

Selain itu, dalam RUU tersebut dinilai banyak implikasi yang akan semakin memperbanyak kegiatan prostitusi, kebebasan perilaku free sex dan lainnya. Sehingga, dinilai membuat generasi penerus kehilangan identitas. "Sedangkan norma-norma di masyarakat kita tidak seperti itu. Kami khawatir orang-orang akan berbuat semaunya soal ini, melakukan kebebasan yang berlebihan," kata dia. (tea/aim)

Editor : aim
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU