Warga Tewas Karena Miras, Pemkot Malang Perkuat Pemberantasan Miras

  • 17-09-2019 / 19:21 WIB
  • Kategori:Malang
Warga Tewas Karena Miras, Pemkot Malang Perkuat Pemberantasan Miras

MALANG - Selasa (17/9), warga Kota Malang digegerkan dengan kasus minuman keras (miras) oplosan yang kembali memakan korban. Sebanyak tiga orang di kawasan Jalan Simpang Candi Panggung, Kelurahan Mojolangu, Kota Malang meninggal dunia setelah mengkonsumsi minuman tersebut. Sementara, sekitar sembilan warga lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Menanggapi itu, Wali Kota Malang Sutiaji meminta masyarakat untuk tidak mengkonsumsi minuman keras. Pria berkacamata itu akan mempertegas kembali terkait kebijakan moratorium miras yang sudah dijalankan selama masa kepemimpinannya. "Inilah mengapa sebelumnya kami menegaskan untuk moratorium miras," tegas dia di sela-sela sebuah acara, Selasa (17/9).

Selain moratorium miras, izin mengedarkan dan menjual miras yang sudah ada akan kembali dikaji. Utamanya, untuk yang masa izinnya yang telah habis atau akan segera habis. Saat proses perpanjangan, track record perusahaan akan ditinjau kembali. "Jika tidak melakukan pelanggaran akan kami izinkan. Namun, ketika melakukan pelanggaran, maka kami tidak akan beri izin kembali," tegas dia.

Sebab, sejauh ini, masih ditemukan beberapa pengusaha nakal yang memperjual belikan miras tidak sesuai dengan ketentuan. Seperti, menjual miras dengan kadar alkohol melebihi yang telah ditentukan dan ditetapkan dalam izin yang dibuat.

Oleh karena itu, menurutnya, kontrol terbesar lingkungan masyarakat adalah warga sekitar. Sehingga dia berharap masyarakat lebih terbuka dengan kondisi sekitar dan tak segan melaporkan kejadian yang mungkin melanggar aturan. "Karena kontrol utama adalah masyarakat sendiri," jelas dia.

Untuk memperketat peredaran miras oplosan, pihaknya akan memperkuat sinergi dengan pihak kepolisian. Salah satunya, dengan memperkuat program polisi RW. Selain itu, juga memberantas praktik jual beli miras yang tak berizin. Sehingga, diharapkan penjualan miras yang menyalahi aturan dapat terus ditekan.

"Kami selalu koordinasi dengan Polresta Malang untuk membabat habis praktik miras, narkoba, dan obat-obatan terlarang," pungkas Sutiaji.(tea)

Editor : tea
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU