Polisi Periksa Saksi dan Penjual Miras

  • 18-09-2019 / 16:42 WIB
  • Kategori:Malang
Polisi Periksa Saksi dan Penjual Miras Kompol Ari Trestiawan, Waka Polres Malang Kota

MALANG - Kasus miras oplosan yang menewaskan empat orang warga Kota Malang terus diselidiki. Saat ini, pihak kepolisian dari Polres Malang Kota dan polsek jajaran terus bergerak melakukan pendalaman. Bahkan, sample darah dan urine milik korban sudah dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur. “Sampai saat ini, masih diteliti. Kami masih menunggu hasil dari Labfor. Tim gabungan kami, dari polsek, polres dan Labfor juga masih bergerak,” terang Waka Polres Malang Kota, Kompol Ari Trestiawan.

Selain menunggu hasil dari Labfor, pihaknya juga telah melakukan olah TKP dan kembai melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi korban. “Kami sudah meminta keterangan dari beberapa saksi,” kata dia.

Bahkan, pihaknya juga sudah berhasil memeriksa beberapa orang yang diindikasikan menjual miras. Termasuk, siapa yang membuat minuman oplosan yang menyembabkan empat orang tewas itu. “Sudah kami lakukan pemeriksaan. Saat ini, masih kami dalami darimana miras ini berasal,” jelas dia.

Ari menegaskan, sebelum kasus tersebut mencuat, pihaknya telah melakukan razia kepada para penjual miras. Saat ini, sudah ada tiga orang penjual miras di kawasan Lowokwaru dan Blimbing yang diamankan dan dilakukan pemeriksaan. “Barang bukti akan kami rilis secepatnya. Sementara, tiga orang penjual miras ini masih kami mintai keterangan. Tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi,” beber dia.

Jika memang terbukti bersalah dan melakukan kelalaian, tidak menutup kemungkinan, para penjual miras ini akan dikenakan Undang-Undang tentang Kesehatan. 

Terkait korban, sampai saat ini, beberapa korban yang dirawat di rumah sakit kondisi kesehatannya mulai membaik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, perkembangan terbaru, ada sekitar 20 orang warga yang ikut minum miras. Sebab, bisa dibilang, hal tersebut merupakan sebuah tradisi yang dilakukan warga sekitar untuk persiapan bersih desa. “Biasanya, ketika melakukan persiapan, mereka melekan. Sampai saat ini, siapa saja yang ikut menenggak miras, masih kami lakukan pendataan,” jelas dia.

Ari menambahkan, sampai saat ini, pihak kepolisian masih terus bergerak melakukan razia untuk memberantas peredaran miras dan narkoba di wilayah hukum Kota Malang. “Ini sudah menjadi komitmen kami untuk memberantas narkoba dan miras. Untuk menyelamatkan generasi muda kita,” tutup dia.(tea)

Editor : tea
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU