Akses Keuangan Formal Masih Minim

  • 18-09-2019 / 17:25 WIB
  • Kategori:Malang
Akses Keuangan Formal Masih Minim Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Malang mengadakan rapat koordinasi (Rakor) di Balai Kota Malang

MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan upaya mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi. Rabu (19/9), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Malang mengadakan rapat koordinasi (Rakor) di Balai Kota Malang. 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang, Sutiaji dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI), Azka Subkhan, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Sugiarto Kasmuri dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Malang.

Ada tiga sasaran terbentuknya TPAKD, yakni meningkatkan akses keuangan, mendorong perekonomian daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. 

“Selain itu, juga untuk meningkatkan akses masyarakat dan UMKM terhadap jasa keuangan formal. Hal tersebut dilakukan untuk pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” kata Kepala Kantor OJK Malang, Sugiarto Kasmuri.

Berdasarkan hasil survei nasional terhadap literasi dan inklusi keuangan yang terakhir, menunjukkan hasil yang positif. Terjadi peningkatan yang signifikan. Inklusi sudah lebih baik dari periode sebelumnya. “Namun, melihat tingkat literasi, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan akses masyarakat terhadap jasa keuangan formal masih tergolong minim”, papar dia.

Sugiarto menguraikan, berdasarkan data yang diperoleh dari World Bank, tingkat inklusi keuangan meningkat di angka 1 persen saja. Maka prosentase tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita. “Kalau inklusi keuangannya naik sampai 20 persen, hal ini dapat menambahkan 1,7 juta lapangan pekerjaan baru. Inilah yang menjadikan hal ini begitu penting,” urai dia.

Wali Kota Malang, Sutiaji merasa optimis bila UMKM dapat berkembang melalui peran TPAKD. Sehingga, pertumbuhan ekonomi dan perbankan di Kota Malang akan semakin baik. “Oleh karena itu, literasi di kalangan masyarakat harus lebih kita tingkatkan,” ujar dia.

Untuk itu, pihaknya memberikan dukungan penuh kepada tim TPAKD Kota Malang, termasuk dalam memberikan kontribusi pemikiran, yang akan dijadikan bahan masukan untuk menjalankan program kerja yang telah dibentuk. “Dengan harapan nantinya dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup dia.(tea/aim/Malangpostonline.com)

Editor : aim
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU