Festival Kampung Cempluk, Ajak Mahasiswa Mengenal Kampung

  • 19-09-2019 / 16:29 WIB
  • Kategori:Malang
Festival Kampung Cempluk, Ajak Mahasiswa Mengenal Kampung

MALANG - Warga Dusun Sumberejo, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang kembali menggelar Kampung Cempluk Festival pada Minggu (22/9) hingga Sabtu (28/9) mendatang. Pada tahun kesembilan kali ini, kegiatan yang digelar secara rutin tersebut mengangkat tema “Kampung Sebagai Serambi Utama Indonesia”.
Pada event tersebut, ada berbagai kegiatan yang dilakukan. Seperti pawai budaya, rembug budaya, tari, perkusi, karawitan dan masih banyak lagi. Para pengunjung akan dimanjakan dengan sajian budaya khas Malangan selama kurang lebih satu minggu. 

Penggagas Kampung Cempluk, Redy Eko Prasetyo mengungkapkan, sejak bulan lalu, warga sekitar sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut event tersebut. Mulai dari latihan menari hingga mempersiapkan segala dekorasi. “Saat ini, persiapannya sudah lebih dari 50 persen,” terang dia ketika dikonfirmasi Malang Post, Kamis (20/9).

Menurut Redy, gelaran tahun ini orientasinya adalah bagaimana effort dan geliat yang dilakukan masyarakat untuk mempersiapkan event tersebut. “Proses persiapannya itu yang penting. Hal tersebut sebagai salah satu pemantik rasa gotong royong bagi warga,” kata dia.

Sesuai dengan tema yang disiapkan, pihaknya akan memberikan edukasi bahwa kampung sebagai positioning ruang utama untuk mengenal Indonesia. Dengan mengenal suasana kampung, para mahasiswa bisa mengetahui cerminan masyarakat asli Indonesia. “Kami berharap, kampung bisa menjadi domain utama sebagai ruang interaksi sosial yang efektif,” jelas pria yang sedang menempuh pendidikan Pasca Sarjana jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya ini.

Sehingga, para mahasiswa yang berasal dari luar Malang, bisa membangun interaksi dan sinergi dengan masyarakat sekitar. “Selama di kampus, mereka fokus belajar. Kemudian, mereka bisa membangun interaksi di lingkungan sekitar kampus dan tempat kos. Sehingga ketika sudah lulus, mereka tidak gelagapan ketika kembali ke masyarakat,” jelas dia.

Selain itu, kegiatan tersebuut juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para pengunjung bahwa melalui kampung, bisa menjadi halaman utama untuk memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa. “Dari kampung, muncul berbagai macam ide. Sehingga, bisa menghasilkan berbagi ide gagasan yang produktif. Serta memperkuat tali silahturahmi satu dengan yang lainnya,” urai pria yang meraih Ikon Apresiasi Prestasi Pancasila 2019 ini. (tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU