Stok Stabil, Harga Cabai Mulai Turun

  • 20-09-2019 / 13:14 WIB
  • Kategori:Malang
Stok Stabil, Harga Cabai Mulai Turun Pedagang di Pasar Besar mendapat stok cabai yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

MALANG - Selama beberapa bulan terakhir, harga komoditi cabai menjadi sorotan. Musim kemarau panjang menyebabkan harga cabai melambung hingga Rp 90 ribu per kilogram. Namun, selama sepekan terakhir, harga sudah kembali normal.

Salah satu pedagang cabai Pasar Besar Malang Agus Salam mengungkapkan, harga cabai selama satu bulan terakhir mulai mengalami penurunan. Berdasarkan pantauan Malang Post, harga cabai sempat berada di angka Rp 60 ribu per kilogram. 

"Selama sepekan terakhir, kembali mengalami penurunan, yakni Rp 45 ribu per kilogram," terang dia kepada Malang Post, Jumat (20/9).

Tak hanya itu, penurunan harga diikuti oleh komoditi cabai merah besar dari harga awal Rp 35 ribu per kilogram, saat ini berada di angka Rp 27 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga cabai rawit hijau, dari harga awal Rp 44 ribu per kilogram menjadi Rp 38 ribu per kilogram. "Penurunan harga ini lantaran stoknya mulai banyak. Rata-rata cabai rawit ini didatangkan dari daerah Banyuwangi. Kalau cabai merah besar dari Lumajang," jelas Agus.

Saat ini, jumlah stok cabai lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Bahkan, kualitasnya juga jauh lebih bagus. "Dalam satu hari, nyetok cabai rawit sekitar 40 kilogram. Untuk cabai merah besar 20 kilogram. Cabainya juga segar," kata Agus.

Selain harga aneka cabai, harga komoditi bawang merah dan bawang putih juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Untuk bawang merah, dari harga Rp 20 ribu per kilogram, menjadi Rp 16 ribu per kilogram. Sedangkan harga bawang putih, dari harga awal Rp 28 ribu menjadi Rp 26 ribu per kilogram. "Kalau untuk harga bawang, mengalami penurunan selama empat hari terakhir," ujar Agus.

Selama ini, ia mendapatkan bawang merah sebanyak 1 kuintal dari kawasan Probolinggo. Sedangkan bawang putih, ia didapatkan dari hasil impor.

Meski mengalami penurunan harga, hal tersebut tidak mempengaruhi penjualan. "Yang beli tambah banyak. Dari yang awalnya beli hanya sedikit, sekarang sudah mulai berangsur normal," tandas dia. (tea/aim/Malangpostonline.com)

Editor : aim
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU