Hadapi Persaingan Ekonomi, Pemkot Malang Gencarkan Revitalisasi Pasar

  • 22-09-2019 / 16:02 WIB
  • Kategori:Malang
Hadapi Persaingan Ekonomi, Pemkot Malang Gencarkan Revitalisasi Pasar

MALANGPOSTONLINE.COM - Para pedagang pasar rakyat, saat ini harus menghadapi persaingan bisnis yang cukup ketat. Saat ini, beberapa toko modern dan transaksi penjualan melalui online sedang banyak digandrungi. Hal tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan pasar rakyat. 

Mendapati hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tidak tinggal diam. Melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang, saat ini sedang menggencarkan program revitalisasi pasar rakyat, agar terlihat lebih indah dan nyaman ketika dikunjungi. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto mengungkapkan, selama ini, sudah banyak pasar rakyat yang telah direvitalisasi. Diantaranya Pasar Oro-Oro Dowo, Klojen, Bunul dan lainnya. Selain untuk perbaikan, revitalilsasi tersebut juga disesuaikan dengan persaingan. Bahkan, revitalisasi pasar rakyat di Kota Malang termasuk paling banyak dibanding kota dan kabupaten lainnya. 

"Kami menyadari, kemampuan persaingan pedagang pasar rakyat dan toko modern tidak mudah. Untuk bisa lebih mendekati itu, kami usahakan pasar dibenahi agar lebih nyaman dikunjungi pembeli," terang dia.

Wasto mencontohkan, di dalam pasar yang sudah direvitalisasi tersebut, pihaknya juga menyediakan berbagai perlengkapan, seperti yang ada pada toko modern. Nantinya, fasilitas tersebut juga akan disediakan di seluruh pasar yang sudah direvitalisasi. ""Salah satunya seperti Pasar Oro-Oro Dowo yang dilengkapi berbagai perlengkapan layaknya toko modern, dan itu juga yang akan diterapkan disemua pasar," terang dia.

Lebih lanjut, Wasto menguraikan, pedagang pasar rakyat tidak hanya dihadapkan dengan toko modern saja. Namun juga dihadapkan dengan persaingan bisnis online yang keberadaannya saat ini tak dapat dipungkiri. Sebab kebutuhan masyarakat akan layanan jasa online setiap harinya terus mengalami pertumbuhan.

Sehingga, lanjut Wasto, Pemkot Malang saat ini tengah bersiap menjadi smart city. Salah satunya dengan membentuk dewan smart city yang diisi oleh beberapa pakar dalam bidang IT dan pengetahuan lainnya. Salah satu proyeknya adalah membentuk sebuah aplikasi untuk memberikan layanan terpadu kepada masyarakat yang hanya bisa diakses secara online. 

"Saat ini sistem dan aplikasi sedang dalam tahap pembuatan. Salah satunya itu adalah untuk kepentingan daya saing pedagang tradisional," tegas dia.

Sementara itu, berdasarkan data yang didapat dari Disdag, saat ini, sudah ada tiga pasar yang telah selesai direvitalisasi. Seperti Pasar oro-oro Dowo, pasar klojen dan Pasar Bunul. Tahun ini, Disdag kembali melakukan revitalisasi di titik lainnya. Seperti di Pasar Sukun, Pasar Sawojajar, Pasar Mergan dan Pasar Comboran. Secara bertahap, pasar rakyat di Kota Malang akan direvitalisasi dan tampil lebih bagus. Sehingga, membuat pengunjung lebih nyaman ketika berbelanja.(tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : slatem
Penulis : tea
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU