DPUPR Kota Malang Segera Benahi Jembatan Muharto

  • 29-09-2019 / 17:06 WIB
  • Kategori:Malang
DPUPR Kota Malang Segera Benahi Jembatan Muharto

MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malag melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang akan segera melakukan perbaikan Jembatan Muharto. Berdasarkan hasil uji forensik yang dilakukan oleh para akademisi, jembatan yang memiliki panjang sekitar 40 meter itu mengalami penurunan konstruksi sekitar 10 sentimeter.

"Satu bulan lalu, kami melakuka  pengecekan konstruksi jembatan. Memang harus segera diperbaiki agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," terang Kepala DPUPR Kota Malang, Hadi Santoso.

Selain mebgalami penurunan, hasil uji forensik juga menunjukkan bahwa pada jembatan tersebut juga terjadi korosi di gelagar yang menyangga rangka jembatan. Korosi tersebut disebabkan oleh air yang mengalir dari retakan plat menuju ke gelagar.

Menurut pria yang akrab disapa Soni itu, dari sembilan gelagar yang ada di Jembatan Muharto, lima gelagar kondisinya cukup memprihatinkan. Bahkan, web dan flens yang ada di jembatan Muharto juga terputus. Sementara, di bawah jembatan juga terdapat retakan di bagian lantai beton. “Gelagar yang paling kuat ini yang di tengah. Yang parah ini yang di samping kanan kiri," kata dia.

Soni menguraikan, perbaikan jembatan nantinya hanya dilakukan pada plat dan rangka jembatan. Sementara, untuk pondasi dan pilarnya akan tetap sama. "Perbaikan Jembatan Muharto sifatnya urgent, Kami telah meminta bantuan kepada Kementrian PUPR untuk membuat rangka jembatan yang terbuat dari baja," urai dia.

Pria yang juga menjadi Plt Kepala Disperkim Kota Malang itu menambahkan, pembangunan Jembatan Muharto konsepnya akan sama dengan jembatan di Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang.

“Kalau pakai APBD terlalu lama, karena harus ada perencanaan dan penganggaran. Ini sifatnya urgent. Oleh karena itu, sesuai instruksi dari Wali Kota, Kabid Bina Marga kami telah pergi ke Bandung ke pusat pengembangan jalan dan jembatan untuk meminta bantuan,” tegas dia.

Soni mengatakan, selain di jembatan Muharto, pihaknya juga akan melakukan pengecekan di jembatan-jembatan lain yang ada di Kota Malang. Terutama untuk jembatan-jembatan yang sudah tua.

Untuk mendukung perbaikan jembatan tersebut, beberapa hari lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang telah memasang rambu dan road barrier untuk rekayasa arus laku lintas. Hal tersebut dilakukan agar jembatan tidak dilewati kendaraan berat yang membawa muatan lebih dari 3 ton. Nantinya, rekayasa lalu lintas tersebut akan diberlakukan hingga perbaikan jembatan selesai dilakukan. (tea)

Editor : tea
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU