Kebut Garap APBD, DPRD Kota Malang Kesampingkan Kunjungan

  • 08-10-2019 / 15:07 WIB
  • Kategori:Malang
Kebut Garap APBD, DPRD Kota Malang Kesampingkan Kunjungan Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika

Malangpostonline.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang saat ini sedang fokus untuk merampungkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Sebab, pada 4 November 2019 mendatang, ditargetkan sudah selesai. Demi menyelesaikan tugasnya, anggota dewan meniadakan agenda kunjungan. 

"Kami optimis, 4 November sudah di dok. Awal fokus tugas kami adalah menyelesaikan RAPBD dan APBD TA 2020. Untuk itu, kami tidak mengadakan kunjungan sama sekali," terang Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika ketika ditemui Malang Post, Selasa (8/10).

Setelah dilakukan rapat paripurna panjang, mulai agenda pandangan umum Wali Kota Malang, fraksi hingga jawaban Wali Kota, pihaknya langsung melakukan hearing dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendalami jawaban dari Wali Kota Malang. "Dari 26 OPD, kami sudah bagi hearing di seluruh komisi. Mulai dari komisi A sampai D," kata dia. 

Setelah itu, masing-masing komisi akan laporkan jadwal hearing ke Badan Anggaran (Banggar). Kemudian, banggar akan menghimpun apa yang menjadi masukan dari masing-masing komisi dan juga tim ahli. "Banggar kami targetkan dalam waktu dua minggu untuk selesaikan itu," lanjut dia. 

Dalam APBD TA 2020 ini, pihaknya berharap, jumlah belanja langsung dan tidak langsung bisa berimbang. Paling tidak, perbandingannya tidak jauh beda dengan tahun lalu. "Paling tidak, perbandingan 60:40 itu sudah ideal, atau 50:50 lah," ungkap Made. 

[10/8, 10:13] Amanda Egatya: Apbd maks 30 november itu batas waktu berdasarkan peraturan, kalau segera di dok sama dewan dampaknya ke pemkot porses untuk lelang bisa segera dilakukan. Olo skrg berlomba2 cepat kok krna ingin bok ininauditnya audit kinerja, bgitu tidak tercaoai waktu ditentukan kinerja dianggap buruk. Semua kota kabupaten. Pengawasan dewan ya kebijakan dewan akan pantau progres berjalannya program2 itu, ada komisi mitra kerja opd, bisa di hearing oerkembangan lelang gimana. Itu fungsi pengawasan.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto menambahkan, APBD Kota Malang TA 2020 berada di angka Rp 2,2 triliun. Setelah rampung, pihaknya akan segera melakukan proses lelang untuk pembangunan. Diutamakan, pembangunan dalam pendidikan, keseharan dan infrastruktur. 

"Prioritas program tahun ini apa, supaya kelihatan hasilnya. Untuk melancarkan mobilitas atau pergerakan, baik orang maupun barang," tandas dia. (tea/Malangpostonline.com

Editor :
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU