Pelanggaran Tipiring di Kota Malang Masih Tinggi

  • 08-10-2019 / 18:47 WIB
  • Kategori:Malang
Pelanggaran Tipiring di Kota Malang Masih Tinggi Kasatpol PP Kota Malang, Priyadi

Malangpostonline.com - Saat ini, jumlah pelanggaran tindak pidana ringan (tipiring) di Kota Malang masih cenderung tinggi. Mulai dari penertiban Pedagang Kali Lima (PKL), toko modern dan lainnya. Untuk mengurangi angka pelanggaran, Satpol PP akan bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. 

Kepala Satpol PP Kota Malang, Priyadi mengungkapkan, setiap bulan, Satpol PP melakukan razia terhadap pelanggaran tipiring sebanyak 35 kasus. "Selama ini, pelanggarnya ya hanya itu-itu saja. Yang paling tinggi adalah kasus PKL. Kemudian reklame dan lainnya," terang dia pada Malangpostonline.com

Untuk mengurangi tingkat pelanggaran, Satpol PP melakukan upaya dengan menjalin sinergitas terhadap OPD. Sehingga, bisa membangkitkan kembali Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di masing-masing OPD. "Pengawasan bisa lebih ditingkatkan. Kami juga akan memperkuat penegakkan Peraturan Daerah (Perda)," jelas dia. 

Sementara itu, Direktur Satpol PP, Arief Mulya Eddie menambahkan, dalam sinkroniasasi antar OPD dinilai sangat penting. Sebab, dalam menegakkan Perda, Satpol PP tidak bisa berjalan sendiri. "Tidak hanya Satpol PP saja. Tapi juga PPNS di berbagai OPD. Hal ini juga untuk menimbulkan rasa memiliki Kota Malang," jelas dia. 

Dia berharap, jika masing-masing OPD memiliki aturan baru, harus didiskusikan lepada Satpol PP. Sehingga, bisa terjalin kolaborasi dan dalam penertiban tidak saling lempar. "Ini harus dikoordinasikan, kita harus jaga ketertiban di masyarakat. Sehingga, nantinya, ada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," tandas dia. (tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : slatem
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU