BPCB Jatim Tinjau Rumah Jalan Ijen Nomor 6

  • 09-10-2019 / 18:48 WIB
  • Kategori:Malang
BPCB Jatim Tinjau Rumah Jalan Ijen Nomor 6

Malangpostonline.com - Belakangan ini, rehabilitasi rumah di kawasan cagar budaya, yakni Jalan Ijen Nomor 6 menjadi sorotan. Rumah yang digadang-gadang milik Bung Tomo ini diduga telah dijual dan akan dilakukan rehabilitasi total. Hal tersebut membuat Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur melakukan tinjauan ke lokasi, Rabu (9/10).

Arkeolog BPCB Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa media, rumah tersebut diduga milik pahlawan nasional, yakni Bung Tomo. Kemudian, rumah tersebut dikabarkan telah dijual dan akan dilakukan rehabilitasi total. “Sehingga, menarik perhatian dari pemerintah pusat. Mereka memiliki atensi khusus terhadap warisan dari tokoh-tokoh nasional,” terang dia.

Kedatangannya siang itu didampingi oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang. Mereka melakukan peninjauan lokasi. Terlepas dari apapun, Jalan Ijen merupakan kawasan cagar budaya yang menjadi otoritas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang. “Terkhusus rumah nomor 6 ini, jadi atensi pusat. Kami lakukan kroscek, apakah benar rumah ini milik Bung Tomo. Hasil temuan ini akan kami laporkan ke direktorat,” jelas dia.

Menurutnya, masing-masing Kota/Kabupaten, Provinsi hingga pusat memiliki otoritas dan fokus untuk melakukan pelestarian cagar budaya dan pengelolaannya. Masing-masing daerah memiliki regulasi masing-masing.

Sementara itu, Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang, Agung H. Buana mengungkapkan, berdasarkan hasil survey yang dilakukan, pihaknya akan meminta pemilik bangunan untuk menunjukkan dokumen perizinan mendirikan bangunan dan lainnya. Hal tersebut yang nantinya akan menentukan langkah apa yang harus dilakukan. “Dari dokumen itu, kita tahu, mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak, khususnya untuk bangunan cagar budaya,” terang dia.

Sampai saat ini, pihaknya masih mendalami terkait status rumah tersebut yang diduga dimiliki oleh Bung Tomo. Diketahuinya, Bung Tomo memang memiliki rumah di Malang lantaran keluarga istrinya berada di kota pendidikan ini. “Kami akan mendalami dan melakukan kajian lebih lanjut. Sebab, kami belum tahu, ketika beliau tinggal disini, pernah memiliki peristiwa penting atau tidak,” kata dia.

Untuk sementara, sembari menunggu sang pemilik rumah menyerahkan dokumen, pihaknya berpesan kepada mandor bangunan untuk menghentikan pembangunan terlebih dahulu, sampai bisa melakukan langkah selanjutnya. “Yang paling penting, kita melindungi koridor heritage yang ada di kawasan ini,”papar dia.

Selain itu, saat ini, pihaknya tengah menggodok peratura khsusus untuk melindungi cagar budaya. Tidak hanya mengurus izin mendirikan bangunana saja, namun juga perlu adanya izin membongkar bangunan. “Nantinya, ini akan dijadikan Peraturan Wali Kota (Perwal), masih kita godog,” tandas Agung.(tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : slatem
Penulis : tea
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU