4 Hari Air Tidak Mengalir, Ada Kesalahan Pemasangan Pipa

  • 10-10-2019 / 13:46 WIB
  • Kategori:Malang
4 Hari Air Tidak Mengalir, Ada Kesalahan Pemasangan Pipa Perbaikan pipa bocor dan normalisasi tengah dikerjakan.

Malangpostonline.com - Setidaknya sudah 4 hari warga di berbagai kawasan di Kecamatan Kedungkandang kesulitan pasokan air bersih. Air mengalir kecil hingga tidak sama sekali hingga hari ini. PDAM Kota Malang memberitahukan kejadian ini akibat adanya kerusakan pada Pipa di wilayah Pulungdowo sejak 4 hari yang lalu. Tidak hanya bocor, ternyata juga ada kesalahan pemasangan pipa disana. 

Hal ini dijelaskan Wali Kota Malang Sutiaji. Ia menegaskan sudah melihat sendiri apa yang menjadi masalah tersebut. Tadi pagi ia mendatangi jajaran PDAM Kota Malang untuk mengetahui kelanjutan pengentasan masalah air itu.

"Sudah saya cek memang ada kebocoran pipa induk. Debet air yang masuk besar tidak cocok dengan pipa yang terpasang di salah satu jalur. Harusnya pipa untuk debet 10 yang masuk 13 (jumlah tekanan debet air,red) nya," tegas Sutiaji.

Menanggapi ini, ia kemudian meminta PDAM Kota Malang mempercepat normalisasi yang dilakukan. Yang seharusnya dalam kurun waktu 6 hari dikerjakan, ia minta dipercepat. 

"Hari ini saya minta normalisasi di seluruh wilayah terdampak," tandas walikota berkacamata ini.

Menurutnya perbaikan-perbaikan memang sudah dilakukan. Pipa baru pun sudah dipasang dan saat ini PDAM Kota Malang diketahui sedang melakukan normalisasi untuk mengeluarkan angin yang ada di pipa-pipa saluran. 

Saat ditanya kesalahan pemasangan pipa bagaimana sampai terjadi, Sutiaji menjelaskan jika pipa yang terpasang itu merupakan pipa bantuan. Yang diakui terpasang tidak sesuai dengan peruntukannya yakni terbalik. 

Ia menjelaskan pipa yang pecah kemudian bocor tersebut seharusnya dipasang di bagian bawah bukan dibagian atas (bagian dekat dengan sumber,red). Sehingga ketika debet yang masuk besar, pipa ini tidak mumpuni kemudian pecah mengakibatkan kebocoran. Kemudian berdampak pada gangguan aluran air. 

"PDAM sudah punya alat detektor untuk pipa-pipa yang rawan memang. Dan memang sudah langsung ada alatnya. Untuk itu memang saya minta dipercepat hari ini harus normalisasi semua daerah," pungkasnya.

Sementara itu Dirut PDAM Kota Malang M Muhlas masih belum memberikan tanggapan terkait penjelasan walikota. Akan tetapi mulai hari ini, dan melalui akun resmi PDAM Kota Malang, seluruh wilayah terdampak sudah mulai dilakukan normalisasi. Beberapa kawasan seperti di Sawojajar, Gadang, dan BTU sudah mulai mengalir air. Kawasan lain seperti Kelurahan Bumiayu belum semuanya. (ica/Malangpostonline.com)

Editor : ica
Uploader : irawan
Penulis : ica
Fotografer : ica

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU