Mantapkan Pembangunan Jalan Danau Jonge, Pemkot Malang Lakukan Koordinasi dengan Pemkab Malang

  • 21-10-2019 / 17:33 WIB
  • Kategori:Malang
Mantapkan Pembangunan Jalan Danau Jonge, Pemkot Malang Lakukan Koordinasi dengan Pemkab Malang

Malangpostonline.com - Pembangunan jalan baru di kawasan Jalan Danau Jonge, Sawojajar menuju kawasan Sulfat sudah mulai menemui titik terang. Sebab, kondisi kawasan tersebut terletak di wilayah perbatasan antara Kota Malang dan Kabupaten Malang. Untuk itu, untuk mempercepat pembangunan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. 

Kepala DPUPR Kota Malang, Hadi Santoso mengungkapkan, koordinasi dilakukan lantaran ada beberapa kawasan yang merupakan lahan milik Pemerintah Kabupaten Malang. Setelah dilakukan koordinasi, maka Kota Malang dan Kabupaten Malang akan sama-sama mengalokasikan anggaran. Salah satunya, untuk pembebasan lahan. "Kami sudah koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang. Kami meminta agar ada alokasi dana untuk kawasan tersebut," terang dia kepada Malang Post belum lama ini.

Selain melakukan koordinasi, pihaknya juga akan meminta bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk segera merealisasikan rencana pembangunan jalan tersebut. Sehingga, ketika pintu existing Tol Malang-Pandaan sudah mulai difungsikan, kendaraan yang masuk ke Kota Malang tidak menumpuk sehingga menimbulkan kemacetan. “Pembangunan jalan tersebut sengaja dilakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan ketika Tol Mapan sudah berfungsi. Agar kondisi kemacetan di Kota Malang tidak bertambah parah,” ujar proa yang akrab disapa Soni itu.

Sebelumnya, Soni menjelaskan, jika anggaran yang disiapkan untuk pembebasan lahan sekitar Ep 19 Miliar. Anggaran tersebut akan dipecah untuk proyek pelebaran jalan. Termasuk di dalamnya adalah Jalan Danau Jonge menuju Jalan Sulfat. Direncanakan, kawasan Jalan Danau Jonge akan menjadi kawasan simpang empat. “Kami buat simpang empat agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas di titik tersebut,” lanjut dia.

Sementara untuk kawasan lain diantaranya seperti Jalan Sulfat, Ki Ageng Gribig hingga Danau Toba akan dilakukan pelebaran sekitar 20 meter. Sedangkan di kawasan Jalan Zaenal Zakse dan Jalan Muharto dilakukan berikutnya dengan melebarkan persimpangan yang ada. “Kawasan jalan tersebut akan dilebarkan agar para pengguna jalan merasa lebih nyaman,” tandas dia.(tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU