Tuntut Pembebasan Aktivis, Puluhan Masyarakat Turun ke Jalan

  • 21-10-2019 / 18:46 WIB
  • Kategori:Malang
Tuntut Pembebasan Aktivis, Puluhan Masyarakat Turun ke Jalan

Malangpostonline.com - Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Malang Untuk Demokrasi (Solider) melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin (21/10). Dalam aksi tersebut, mereka mengajukan beberapa tuntutan. Salah satunya, mereka menuntut terkait persoalan aktivis yang ditahan lantaran diduga terlibat makar.

Dalam aksi tersebut, beberapa masyarakat terlihat membawa beberapa tulisan, seperti 'Tolak RUU Bermasalah dan Sahkan RUU PKS', 'Bebaskan Aktivis Pro Demokrasi Yang Ditahan', serta foto-foto aktivis yang terkena dampak penahanan mewarnai aksi demo kali ini.

Koordinator lapangan, Rahmat mengungkapkan, dalam melakukan aksi massa beberapa waktu lalu, terdapat banyak aktivis yang mengemukakan pendapat di depan umum. Namun, saat ini, ia beranggapan aksi tersebut mulai dibatasi. Sehingga, sudah tidak lagi bebas menyuarakan aspirasinya. 

"Padahal ketika teman-teman aktifis menyuarakan pendapat itu adalah hak mereka. Di mana setiap warga negara bebas berpendapat di muka umum. Kami menuntut digentilannya bentuk ketidak adilan terhadap aktivis ini," terang dia.

Dalam aksi tersebut, pihaknya juga menuntut pembebasan aktivis yang ditahan akibat sangkaan makar. Serta, menuntut pembebasan tanpa syarat terhadap mahasiswa dan pelajar yang telah ditangkap. “Kami juga menuntut untuk menghentikan upaya dan tindakan pembungkaman ruang demokrasi melalui institusi pendidikan,” kata dia.

Kemudian, mereka juga menuntut untuk menerbitkan Perppu pencabutan UU KPK, UU SD-AIR, UU Perubahan Pembentukan Perundang-undangan hingga UU Sistem Budidaya Pertanian. Serta, mereka juga menuntut untuk mencabut RKUHP dan RUU Pemasyarakatan, RUU PKS dan lainnya. 

“Seruan kami juga menyerukan kepada seluruh elemen gerakan rakyat di berbagai daerah di Indonesia untuk terus merapatkan barisan, sekaligus meneruskan perjuangan kawan-kawan yang telah gugur, hanya karena memperjuangkan hak-hak rakyat,” tandas dia. (tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU