Sakit Mata Parah, Balita Sukun Butuh Bantuan

  • 20-11-2019 / 19:43 WIB
  • Kategori:Malang
Sakit Mata Parah, Balita Sukun Butuh Bantuan Camat Sukun I Ketut Widi E Wirawan bersama Lurah Tanjungrejo Lalu Hidayat dan relawan mengantarkan Resti, Balita yang mengalami sakit parah di bagian mata ke RSSA

Malangpostonline.com - Perhatian dibutuhkan betul bagi Balita asal Kelurahan Tanjungrejo Sukun Kota Malang, Resti Cimberly Aura. Ia menderita sakit mata yang kondisinya sangat memperihatinkan. Resti yang baru berumur 2,5 tahun ini diduga terserang virus ganas yang menjangkit mata kirinya sehingga bola mata hampir menonjol keluar.

Ayah Resti, Suyono hanya seorang pengemudi ojek online dan istrinya baru satu bulan lalu berangkat menjadi TKW di Hongkong. Keadaan diperparah karena Suyono tidak memiliki BPJS untuk mengurus tindakan medis pada anak putrinya.

“Umurnya pas 9 bulan sudah ada gejala sakit kata dokter saat itu katarak. Tapi saya ga ada uang untuk lakukan operasi. Jadi sampai umur segini makin parah saya ndak tahu mau kemana lagi,” tegasnya.

Darisinilah kemudian ada relawan, yakni Komunita Relawan Malang Raya,yang mengetahui keadaan Resti dan segera melakukan peninjauan untuk diberi bantuan. Sampai pihak kelurahan hingga kecamatan pun turun tangan.

Sore tadi, Camat Sukun I Ketut Widi E Wirawan dan Lurah Tanjungrejo Lalu Effendi Hidayat membesuk Resti dan ayahnya di Ruang Anak 15 RS Saiful Anwar. Ternyata Resti sudah dirawat sejak Senin (18/11) lalu disana.

“Iya kita sekalian mengurus soal BPJS nya. Resti kita masukan dalam BPJS PBID (Penerima Bantuan Iuran Daerah),” tegas Widi.

Ia menuturkan segera setelah mengetahui keadaan warganya ini, pihak kelurahan diinstruksikan untuk membantu proses penanganan medis awal. Dengan membuatkan Surat Pernyataan Miskin (SPM) untuk kemudian dibuatkan BPJS PBID tadi.

Segera kemudian Resti dirujuk ke Puskesmas yang kemudian dirujuk langsung ke RSSA. Widi memastikan penanganan medis Resti akan dilakukan sampai selesai dan ditanggung pemda untuk pembiayaannya.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan puskesmas terdekat (Puskesmas Janti,red) agar setelah penanganan di RSSA selesai bisa dilanjutkan intensif di puskesmas,” tegas Widi.

Ia kemudian juga mengimbau warga Sukun lainnya untuk langsung mengurus adminstrasi untuk layanan kesehatan yang telah disiapkan pemda. Seperti BPJS. Jika pun tidak mampu dapat segera mengurus menggunakan SPM.

Sehingga jika terjadi hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan pelayanan kesehatan, penanganan bisa dilakukan dengan cepat tanggap. (ica/Malangpostonline.com)

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : ica

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU