Pasang Voice Announcer, Dishub Beri Peringatan Pelanggar Lalu Lintas

  • 21-11-2019 / 16:47 WIB
  • Kategori:Malang
Pasang Voice Announcer, Dishub Beri Peringatan Pelanggar Lalu Lintas TERPANTAU: ATCS milik Dishub yang ada di Jalan Gajayana, Kota Malang.

Malangpostonline.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang telah memasang Area Traffic Control System (ATCS) di beberapa titik. Sarana yang diperoleh dari Dishub Provinsi Jawa Timur itu juga disertai dengan voice announcer. Sehingga, pengendara yang melanggar aturan lalu lintas bisa mendapat teguran secara langsung. 

Salah satu contohnya, ketika Dishub Kota Malang memberikan teguran kepada seorang pengendara sepeda motor yang berhenti di lampu merah di Jalan Gajayana. Pengendara yang berhenti melebihi marka langsung diberikan peringatan kepada sang pengendara motor tersebut. "Buat mas yang menggunakan helm merah dan jaket abu-abu, tolong mundur sedikit. Sebab, berhenti melebihi marka. Terima kasih perhatiannya," ujar salah satu petugas melalui voice announcer di ATCS.

Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto mengungkapkan, ATCS tersebut sudah ada di dua titik, yakni kawasan Soekarno-Hatta dan Dinoyo. "Di beberapa simpang sudah kita pasang voice announcer ATCS. Secara bertahap akan dipasang di semua titik," terang dia ketika dikonfirmasi Malang Post, Kamis (21/11).

Menurutnya, pemasangan ATCS sebagai salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat agar tertib berlalu lintas. Ke depan, pihaknya akan menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian untuk memberikan sanksi tegas kepada pelanggar lalu lintas, yakni tilang. “Rencananya, ke depan akan kami lakukan koordinasi terkait hal tersebut,” lanjut dia.

Terpisah, Kasatlantas Polres Malang Kota, AKP Ari Galang Saputro menambahkan, penerapan tilang elektronik di wilayah hukum Polres Malang Kota masih belum bisa diterapkan. Sebab, masih menunggu penerapan dari Polda Jawa Timur. “Setelah diterapkan di Polda, baru bisa dilakukan di Polres jajaran. Sejauh ini, sudah kami lakukan uji coba dan masih ada beberapa evaluasi,” lanjut dia.

Sejauh ini kata dia, uji coba tilang elektronik masih dipraktekkan di kawasan tertib lalu lintas (KTL). KTL di Kota Malang meliputi Jalan Ijen, Jalan Merdeka, Simpang Ciliwung dan Kaliurang. “Tapi masih belum berupa penindakan. Hanya berupa klarifikasi apa benar melanggar. Begitu,” ujar dia.

Sistem tilang elektronik merupakan salah satu sarana yang dilakukan untuk memberikan sanksi tegas kepada para pelanggar rambu lalu lintas. Terkait pemasangan alat ATCS yang dilakukan Dishub Kota Malang, pihaknya masih belum memberikan banyak komentar. “Sejauh ini, masih belum ada koordinasi dengan kami terkait itu,” tandas dia. (tea/aim/Malangpostonline.com)

 

Editor : aim
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU