Ini Sistem Rekonstruksi Retrofit Jembatan Muharto

  • 22-11-2019 / 16:35 WIB
  • Kategori:Malang
Ini Sistem Rekonstruksi Retrofit Jembatan Muharto Kerangka Tiang Penyangga Jembatan Muharto mulai terlihat dikerjakan.

Malangpostonline.com - Dalam kurun waktu satu bulan ini Jembatan Muharto mendapatkan perbaikan. Tiang penyangga akan dijadikan "penopang" tambahan yang dinilai akan mengembalikan kekuatan jembatan seperti semula.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, atas rekomendasi tim ahli memutuskan untuk menggunakan pula teknik rekonstruksi retrofit.

Kepala DPUPR Kota Malang Hadi Susanto menjelaskan Teknik Retrofit bertujuan untuk menyesuaikan kondisi atau keperluan baru terhadap bangunan seperti memperbaiki bangunan yang rusak.

Metode “retrofitting” sendiri, lanjutnya, adalah metode atau teknik untuk melengkapi bangunan dengan memodifikasi atau me-restore dengan menambah bagian atau peralatan baru yang dianggap perlu karena tidak tersedia pada saat awal pembuatannya.

"Teknik ini tidak membongkar kerangka jembatan tapi sifatnya memperkuat bangunan, menambah dan lain sebagainya. Tanpa harus membongkar total bangunan yang sudah ada," jelasnya.

Teknik ini biasanya dilakukan pada bangunan bangunan yang rusak akibat gempa. Pasalnya kerusakan tidaklah total.

Tiang penopang ini pun terbuat dari besi baja. Berbentuk "V" menopang kerangkat utama jembatan.

"Setelah selesai akan kembali dilakukan identifikasi kekuatan jembatan. Baru dinyatakan aman dan dapat digunakan kembali seperti semula," pungkasnya. 

Diketahui pula untuk merombak dan memperbaiki total Jembatan Muharto dibutuhkan dana kurang lebih Rp 40 sampai 50 M. Anggaran ini rencananya akan dimasukkan dalam APBD 2021. (ica/Malangpostonline.com)

Editor : ica
Uploader : irawan
Penulis : ica
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU