Smart Beauty

Asah Potensi Diri

  • 23-11-2019 / 01:11 WIB
  • Kategori:Malang
Asah Potensi Diri Yonadyaprilla Nayomi Rumondang Hutagalung

Malangpostonline.com - BANYAK cara mengukur kemampuan diri. Salah satunya melalui kompetisi. Inilah yang dilakukan Yonadyaprilla Nayomi Rumondang Hutagalung. Wanita yang akrab disapa Yona ini beranggapan, melalui kompetisi ia justru bisa menjalin persahabatan. 

“Saya ikut pemilihan Kakang Mbakyu Kota Malang untuk mengukur kemampuan diri dan mengasah potensi diri,” kata Yona, Wakil I Mbakyu Kota Malang tahun 2019 ini. Di ajang yang digelar Pemkot Malang itu ia mendapat banyak ilmu baru. “Mulai dari cara berpakaian, bersikap, public speaking, pengetahuan tentang Malang secara mendalam mulai dari sejarah, seni, budaya dan masih banyak lagi,” sambung gadis yang memiliki hobi menari, menyanyi, dan travelling ini.

Alumnus jurusan Biologi Universitas Brawijaya (UB) ini menceritakan pengalaman berkompetisi yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Yakni memaknai arti kekeluargaan dan persahabatan.  

Yona menganggap kawan-kawan kompetisinya bukanlah saingan tetapi keluarga besar. Pasalnya semuanya  memiliki potensi yang berbeda dan luar biasa satu sama lain. Hal ini benar-benar dirasakannya saat masuk dalam tahap wawancara di hadapan dewan juri. 

“Di ajang pemilihan Kakang Mbakyu kemarin saya dapat nomor peserta 20. Nomor terakhir. Saat karantina ada wawancara akhir di hadapan dewan juri. Saya kebagian nomor terakhir. Satu-satu teman dipanggil dan akhirnya hanya tinggal saya sendiri. Di situ saya sadar kalau teman-teman tak  pernah saya anggap saingan. Tapi benar-benar keluarga,” papar Yona.

Peraih meraih Gold Medal Mixed Category Orientale Concentus Singapore 2019 dan Gold Medal Festival Paduan Suara Universitas Surabaya 2019 bersama tim paduan suara Cientifico Choir Fakultas MIPA UB ini juga memiliki pesan tersendiri bagi generasi muda Kota Malang.

Menurutnya integritas dan proaktif adalah kualitas yang utama untuk dimiliki jika ingin meraih apa yang diinginkan. Menurut dia, berintegritas itu sulit. Pasalnya apa yang diucapkan harus sesuai dengan yang dilakukan tanpa kecuali. Tidak bisa seseorang berintegritas di kampus tapi di keluarga beda.

“Its a big no. Ini salah satu sikap penting menurut aku karena kalau anak muda sudah berintegritas dia bakal hati-hati dalam bertindak dan juga berkata-kata. Saat kata-kata dan tindakannya baik, tak akan ada orang yang tak suka. Bisa mudah ngeblend di komunitas apapun lingkungan apapun,” urainya.

Kualitas lainnya adalah selalu proaktif. Jika integritas penting untuk hidup dalam bermasyarakat dan membentuk nilai diri, proaktif merupakan satu cara untuk menonjolkan diri.

Bukan sombong atau pamer lanjutnya, tapi punya inisiatif untuk membantu orang lain, untuk bergerak duluan, untuk memulai sesuatu. “Kalau anak muda sudah punya dua hal tersebut, kakinya akan otomatis melangkah menuju tujuan dan lingkungan akan mendukung dia buat apa yang ingin dicapai,” pungkas Yona. (ica/van/Malangpostonline.com)

Editor : van
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU