Nyalakan Petasan Untuk Rayakan Tahun Baru, Rumah Warga Ciptomulyo Terbakar

  • 10-12-2019 / 14:30 WIB
  • Kategori:Malang
Nyalakan Petasan Untuk Rayakan Tahun Baru, Rumah Warga Ciptomulyo Terbakar Satpol PP Provinsi Jatim bersama Satpol PP Kota Malang dan UPT Damkar Kota Malang menggelar simulasi kebakaran. Tujuannya untuk melatih kesigapan para Balakar dan Linmas dalam menanggulangi kebakaran, menjelang perayaan tahun baru 2020.

Malangpostonline.com - Kepulan asap membumbung tinggi, menyusul kobaran api yang muncul dari salah satu kediaman warga Ciptomulyo Kota Malang, Senin (10/12). Kobaran api semakin membesar karena kencangnya hembusan angin, dan dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu. Warga sekitar panik, karena ternyata pemilik rumah masih terjebak pada lokasi kebakaran tersebut.

Barisan Relawan Kebarakan (Balakar) dan sejumlah anggota Perlindungan Masyarkat (Linmas) mengupayakan evakuasi penghuni rumah. Kemudian melakukan pemadaman api secara manual dengan menyiramkan air menggunakan peralatan seadanya dan melempar karung goni basah. Sembari menunggu kedatangan tim Pemadam Kebakaran Kota Malang, untuk melakukan pemadaman secara intensif.

Tak seberapa lama, Damkar datang untuk langsung mengupayakan pemadaman api. Kemudian melakukan evakuasi terhadap korban lain dengan peralatan lengkap yang sesuai dengan prosedur. Peristiwa tersebut merupakan bagian dari serangkaian simulasi kebarakaran yang digelar oleh Satpol PP Provinsi Jatim bersama dengan Satpol PP Kota Malang dan UPT Damkar Kota Malang.

"Saya menyambut baik upaya dari Satpol PP Provinsi Jatim yang memilih Kota Malang untuk mengadakan simulasi kebakaran ini. Karena Kota Malang sering terjadi kebakaran," kata Kasatpol PP Kota Malang, Drs. Priyadi pada Malangpostonline.com.

Namun ada yang berbeda pada simulasi kebakaran kali ini. Karena simulasi tersebut melibatkan Balakar dan juga anggota Linmas. Sebab mereka menjadi perwakilan masyarakat yang membantu Damkar ketika terjadi kebakaran di lingkungan pemukimannya. Balakar dan Linmas dilatih dan dibimbing secara langsung oleh Damkar Kota Malang dan Satpol PP Kota Malang.

"Anggota Linmas pun juga harus berperan. Makanya kami tekankan untuk dibentuknya Linmas untuk membantu mengantisipasi, sebelum Damkar datang. Mereka dengan alakadarnya memadamkan secara tradisional, inilah peran Linmas harus kita tingkatkan," lanjutnya.

Setidaknya terdapat 30 anggota Linmas dari setiap perwakilan Kelurahan yang ada di Kota Malang terlibat dalam simulasi yang digelar di lingkungan Kantor UPT Damkar Kota Malang di Jalan Bingkil, Ciptomulyo. Melalui simulasi tersebut mereka diharapkan bisa membantu Damkar dalam melakukan tahapan awal penanggulangan terjadinya kebakaran.

"Melalui simulasi ini harapannya Balakar dan Linmas bisa membantu jika terjadi kebakaran secara dini sebelum petugas pemadam kebakaran beraksi," ungkap Plt UPT Damkar Kota Malang, Anton Viera.

Disebutkannya, bahwa sejauh ini peran Balakar dalam membantu Damkar sudah cukup signifikan. Dari seluruh Balakar yang dibentuk oleh UPT Damkar Kota Malang, sekitar 57 persen di antaranya aktif dalam upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan terjadinya kebakaran. Sedang peran Linmas dalam membantu Damkar juga sangat diharapkan ketika terjadi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, pada simulasi tersebut, terdapat 40 anggota dan 3 unit mobil UPT Damkar yang terlibat dalam giat simulasi kebakaran kali ini. Pada simulasi kebakaran tersebut juga termasuk pelaksanaan simulasi evakuasi korban dari rumah gedung bertingkat dari UPT Damkar. (asa/Malangpostonline.com)

Editor : asa
Uploader : irawan
Penulis : asa
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU