Sutiaji: Pajak Jadi Tempat Empuk dan Menggoda

  • 11-12-2019 / 17:46 WIB
  • Kategori:Malang
Sutiaji: Pajak Jadi Tempat Empuk dan Menggoda Wali Kota Malang Sutiaji menjadi pembicara dalam seminar anti korupsi yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Timur III.

Malangpostonline.com -Jadi pembicara pada seminar anti korupsi yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Timur III, Wali Kota Malang Sutiaji sebut pajak sebagai lahan empuk dan menggoda. Khususnya terkait dengan praktik tindak pidana korupsi.

“Pajak ini adalah tempat yang empuk, yang menggoda. Karena di sana transaksional itu mudah. Tapi Alhamdulillah Kantor Wilayah yang ada di Malang sudah masuk wilayah bebas korupsi,” kata Sutiaji di Kantor Wilayah DJP Jawa Timur III.

Namun demikian, Sutiaji meminta agar berbagai pihak yang terkait dengan pemasukan pajak agar tetap terus meningkatkan upayanya dalam memerangi korupsi. Sebab, pajak masih menjadi pemasukan pendapatan negara terbesar

“Jangan lupa kita korupsi harus kita perangi, karena Indonesia mestinya potensinya luar biasa. Tapi karena korupsi jadi tidak menentu. Sektor pajak menjadi andalan dominan, masih lebih dari 87 persen,” lanjutnya.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa persoalan korupsi merupakan persoalan kita semua, yang harus segera diupayakan dan diperbaiki. Baik itu dari pihak internal, maupun pihak eksternal yang keduanya sama-sama memiliki potensi untuk melakukan tindakan tersebut.

“Problem korupsi adalah problem kita semua dan problem integritas, baik itu bagi pemungut maupun untuk yang dipungut,” tandasnya.

Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Timur III Rudy Gunawan Bastari menyebut, sejauh ini tingkat pengaduan masyarakat terkait dengan potensi tindakan korupsi pada ranah internal. Padahal sebelumnya kebanyakan pengaduan adalah terkait dengan suap dan gratifikasi.

“Sampai dengan saat ini, banyak hal-hal yang masuk terkait pengaduan itu lebih banyak sebenarnya urusan internal ya, kalau dulu kan banyak terkait dengan penyuapan dan gratifikasi,” kata dia pada awak media.

Namun ia menyebut bahwa pengaduan belakangan ini sudah banyak berkurang. Lantaran Kantor Wilayah DJP Jawa Timur III memiliki sejumlah program-program pendekatan sosial untuk meningkatkan kepatuhan pajak dan ketaatan pada aturan-aturan yang berlaku.

“Kita punya program yang fungsinya kita duduk bareng dengan wajib pajak. Ya dalam rangka kita sama-sama mengetahui permasalahan yang ada. Dan kita sama-sama mengetahui permasalahan yang ada, kemudian sama-sama berupaya meningkatkan kepatuhan formal,” pungkasnya.(asa/Malangpostonline.com)

Editor : asa
Uploader : slatem
Penulis : asa
Fotografer : asa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU