Hampir Setahun, Jalan Rusak Cemorokandang Belum Tersentuh

  • 12-12-2019 / 14:57 WIB
  • Kategori:Malang
Hampir Setahun, Jalan Rusak Cemorokandang Belum Tersentuh Jalan besar di kawasan Kelurahan Cemorokandang hingga jalan kampung kawasan Kampung Temboro sejak tahun lalu mengalami kondisi seperti ini, dan belum tersentuh perbaikan.

Malangpostonline.com - Pemerintah Kota Malang masih memiliki pekerjaan rumah terkait jalan rusak. Jika melihat jalan utama di kawasan Kelurahan Cemorokandang hingga jalan masuk dekat Kampung Temboro, kondisinya sangat memperihatinkan.

Jalan penghubung kampung dan jalan utama Cemorokandang rusak sekitar 1 kilometer lebih dan belum tersentuh. Kondisinya berlubang dan rusak parah mulai pinggir hingga tengah jalannya.  Sementara jalan di depan SMKN 9 Kota Malang pun berlubang disana-sini.

“Kami kalau lewat sini selalu hati-hati. Karena lubangnya dimana-mana,” papar Umik salah satu warga sekitar tadi siang.

Menanggapi jalan rusak kawasan Cemorokandang ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang Ir Hadi Santoso menyampaikan, anggaran perbaikan di kawasan tersebut telah diajukan dan telah disetujui dalam APBD 2020.

Proses lelang hingga pengerjaan dipastikan berjalan tahun depan. Saat ditanya terkait besaran anggaran yang dibutuhkan kadis yang akrab disapa Soni ini tidak memberi penjelasan lebih rinci.

"Saya lupa besaran anggarannya, tapi memang cukup besar karena beberapa titik memang disasar perbaikan," jelasnya.

Pembangunan jalan rusak di kawasan Cemorokandang itu sebelumnya memang sudah direncanakan untuk digarap dalam APBD-Perubahan 2018. Anggaran yang disiapkan saat itu sebesar Rp 1,1 Miliar.

Namun gagal terlaksana lantaran terkendala proses pengesahan anggaran yang terlambat. Sehingga realisasi pembangunan yang rencananya dilakukan pada 2018 terpaksa diundur dan tidak dilaksanakan. Kondisi serupa juga kembali terjadi di 2019.

Sementara itu, Camat Kedungkandang Ahmad Mabrur menyampaikan, jalan rusak khususnya di kawasan Temboro tersebut merupakan program prioritas yang diajukan dalam musyawarah perencanaan dan pembangunan (musrenbang) yang dilakukan setiap tahunnya.

"Kawasan tersebut memang selalu kami ajukan sebagai program prioritas. Karena kondisinya yang memang sangat rusak parah," jelasnya.

Ia mengatakan dalam waktu dekat pihaknya memang akan dijadwalkan melakukan pertemuan denhgan Dinas PUPR.

Selain Jalan Temboro, dalam musrenbang kota yang dilaksanakan untuk realisasi program 2020, menurutnya Kecamatan Kedungkandang juga mengajukan pembenahan beberapa titik lain. Diantaranya seperti kawasan Jl. Cemorokandang dan Jl. Kyai Malik Dalam. (ica/Malangpostonline.com)

Editor : ica
Uploader : irawan
Penulis : ica
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU