Amankan Nataru, Polisi Waspada Peredaran Narkoba dan Miras

  • 13-12-2019 / 12:20 WIB
  • Kategori:Malang
Amankan Nataru, Polisi Waspada Peredaran Narkoba dan Miras RAPAT KOORDINASI: Polresta Malang Kota menggelar rapat koordinasi jelang nataru beraama Forkopimda, Jumat (13/12).

Malangpostonline.com - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polresta Malang Kota, Kodim 0833 Kota Malang, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan beberaoa stakeholder melakukan persiapan pengamanan. Salah satunya, dengan menggelar rapat koordinasi eksternal bersama forkopimda dan elemen masyarakat Kota Malang, Jumat (13/12).

Dalam rapat yang digelar di Aula Sanika Satyawada Mapolresta Malang Kota itu, membahas berbagai potensi kerawanan menjelang Nataru, salah satunya adalah peredaran narkoba dan minuman keras (miras).

Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata mengungkapkan, untuk pengamanan nataru pihaknya telah mempersiapkan personel khusus sekitar 300 orang. "Serta dibantu oleh TNI dan stakeholder lainnya," kata dia.

Para personel tersebut akan bersiaga untuk mengamankan ketika proses ibadah Natal dan juga malam Tahun Baru. Baik di sekitar tempat ibadah maupun tiga pos pengamanan yang sudah disiapkan.

"Setidaknya ada tiga pos pengamanan. Di kawasan Gereja Ijen, Kayutangan dan Gereja St Albertus," papar Leo.

Nantinya, para personel tersebut juga  akan dibantu dengan masyarakat dari lintas agama juga. "Rencananya, masyarakat dari lintas agama dan para santri juga akan ikut jaga gereja," kata dia.

Dalam rapat koordinasi tersebut, ada beberapa hal yang harus diwaspadai. Yakni, potensi kerawanan radikalisme dan terorisme. "Untuk itu, kami meminta tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir disini untuk sama-sama jaga keamanan. Ada informasi sekecil apapun, langsung laporkan kepada penegak hukum," papar mantan Waka Polrestabes Surabaya ini.

Lebih lanjut, Leo menguraikan, saat malam pergantian tahun, pihaknya memiliki atensi khusus untuk mencegah peredaran narkoba dan miras. "Kami akan lakukan proses hukum bagi siapapun yang menggunakan narkoba dan miras," tegas Leo.

Termasuk, bagi masyarakat yang memilih menghabiskan malam pergantian tahun di kafe, hotel dan tempat hiburan lainnya. "Jangan sampai saat malam pergantian tahun dimanfaatkan untuk mengedarkan narkoba dan miras," kata dia.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar menjaga kondusifitas di Kota Malang. "Hindari public area dan perayaan yang harus menutup jalan. Banyak berdoa saja di rumah untuk refleksi tahun baru," lanjut dia.

Sementara itu, Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson menambahkan, pihaknya siap mendukung pelaksanaan pengamanan Nataru. "Agar masyarakat yang merayakan bisa bersukacita tanpa ketakutan. Tentunya, perlu partisipasi aktif dan kesadaran seluruh elemen masyarakat dan stakeholder yang ada," tandas dia. (tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU