Ops Lilin Semeru Fokus Cegah Terorisme dan Intoleransi Beragama

  • 19-12-2019 / 09:56 WIB
  • Kategori:Malang
Ops Lilin Semeru Fokus Cegah Terorisme dan Intoleransi Beragama APEL : Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung bersama pejabat PN Kepanjen dan Kejaksaan Negeri Kepanjen saat pemeriksaan pasukan Ops Lilin Semeru 2019, Kamis pagi.

Malangpostonline.com - Jelang perayaan natal dan tahun baru, Polres Malang mewaspadai aksi terorisme dan tindakan intoleransi. Hal ini ditegaskan oleh Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung dalam apel persiapan Ops Lilin Semeru 2019 di Mapolres Malang, Kepanjen Kabupaten Malang, Kamis pagi.

“Ancaman terorisme, radikalisme dan intoleransi harus diantisipasi. Dalam Ops Lilin, petugas harus menerapkkan buddy system, dan petugas wajib bersenjata lengkap. Kami juga tegaskan, jangan ada sweeping ormas tertentu, yang mengancam toleransi beragama,” kata Ujung kepada Malang Post, usai apel Ops Lilin Semeru 2019.

Baca Juga:

Polres Malang sudah menginvetaris jumlah gereja yang ada di Kabupaten Malang. Total, ada 224 gereja dari berbagai sinode, yang jadwal pelaksanaan natalnya bervariasi. Namun, kebanyakan natal bakal dihelat pada minggu terakhir bulan Desember 2019. Sehingga, Ujung menegaskan anggota Ops Lilin Semeru 2019 harus langsung terjun untuk pengamanan.

“Ada 489 personel, dengan jumlah personel TNI 150, didukung ormas yang sudah sering bekerjasama dengan Polres, seperti Banser, Pemuda Pancasila, Senkom dan Pramuka,” sambung perwira polisi dengan pangkat dua melati emas di pundaknya ini. Ops Lilin Semeru berjalan mulai 23 Desember 2019 sampai 1 Januari 2020. (fin/Malangpostonline.com)

Editor : fin
Uploader : irawan
Penulis : fin
Fotografer : fin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU