2020, 1.000 WBP Dapat Pelatihan Keterampilan

  • 02-01-2020 / 16:50 WIB
  • Kategori:Malang
2020, 1.000 WBP Dapat Pelatihan Keterampilan Kalapas Klas I Lowokwaru Malang, Anak Agung Gde Krisna

Malangpostonline.com - Memasuki tahun 2020, Lapas Klas I Lowokwaru Malang siap melakukan gebrakan baru. Tahun ini, ada 1.000 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) akan mendapatkan keterampilan khusus sesuai minat dan hobinya dalam bekerja. Hal tersebut dilakukan untuk memantapkan fungsi pembinaan terhadap WBP yang ada.

Kalapas Klas I Lowokwaru Malang, Anak Agung Gde Krisna mengungkapkan, untuk meningkatkan keterampilan, pihaknya akan menghadirkan instruktur khusus dari Balai Latihan Kerja (BLK). "Saat ini, kami masih melakukan penjajakan dengan BLK Wonosari dan Singosari. Nanti, instrukturnya dari sana," kata dia.

Setelah selesai mengikuti pelatihan, WBP yang ada memiliki sertifikat yang sesuai dengan kegiatan pelatihan yang didapatkan. "Sertifikat ini mampu menujang WBP untuk meningkatkan skill dan mempermudah mereka mendapat pekerjaan setelah bebas nanti," papar dia.

Pria asal Bali ini merinci, dalam pelatihan tersebut ada 16 keterampilan. Seperti konstruksi bangunan, perkayuan, las, potong rambut dan masih banyak lagi. Untuk mengetahui minat WBP, pihaknya sudah melakukan penilaian khusus.  “Kami sudah melakukan penelusuran bakat minat. Kurang lebih sekitar dua mingguan ini,” ujar dia.

Melalui mekanisme seleksi itu, nantinya akan ditentukan siapa saja 1000 orang yang bakal melaksanakan pelatihan dari BLK. Pihak Lapas Klas I Lowokwaru Malang fokus terhadap WBP kasus kriminal yang sisa masa hukumannya paling sedikit. "Sisanya menunggu giliran. Program pelatihan ini akan terus berlanjut," jelas dia.

Nantinya, imbuh dia, 1.000 WBP yang telah lulus dan mengikuti pelatihan keterampilan akan berkreasi di Open Camp Lapas kelas 1 Malang di Ngajum, Kabupaten Malang.

“Disana, kita sudh bikin Master Plannya akan dibuat Agro Wisata untuk pemenuhan sayur dan apa saja yang dibutuhkan warga binaan. Nantinya yang bisa berada di Open Camp Ngajum yakni WP yang sudah Minimum Security. Jadi tidak semua yang dapat pelatihan akan tinggal disana," tandas dia.(tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : slatem
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU