Pedagang Pasar Comboran Mulai Boyongan

  • 08-01-2020 / 17:56 WIB
  • Kategori:Malang
Pedagang Pasar Comboran Mulai Boyongan Pedagang dan PKL Pasar Comboran Baru, Rabu (8/1) sudah mulai boyongan ke gedung baru pasar

Malangpostonline.com - Pedagang besi bekas dan pedagang kaki lima (PKL) Pasar Comboran mulai mengosongi lapak sementara. Sebagian sudah mulai memindahkan barang daganagn mereka ke dalam gedung baru Pasar Comboran Baru yang sudah bisa ditempati usai di revitalisasi.

Menurut pantauan Malang Post kebanyakan pedagang yang mulai berpindah sudah menata barang dagangan mereka ke dalam bedak hingga los. Baik di dalam gedung maupun yang menempati los di belakang gedung.

Meskipun belum semua serentak berpindah, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang Drs Wahyu Setianto MM tidak menyoal.

“Memang ga apa-apa bertahap. Yang jelas sampai 23 Januari kami kasi waktu untuk pindahnya,” tegas Wahyu saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan sejak Rabu (8/1) pedagang diimbau untuk segera mengosongkan lapak sementara dan mulai berpindah. Lebih cepat akan lebih baik, tambahnya. 

Menurut pantauan Malang Post lagi terdapat pedagang yang membawa secara bertahap ada pula langsung membawa semua barangnya hingga memenuhi lapak. Ada juga yang memakai becak, bahkan pikap untuk membawa barang dagangannya.

Saifullah, salah seorang pedagang mengaku langsung memindahkan barangnya ketika imbauan pindah sudah boleh dilakukan.

“Ya ini yang kami tunggu dari dulu bisa menempati tempat baru. Bisa lebih tenang kalau dagang ga dipinggir jalan lagi,” papar pria paruh baya ini.

Sebelumnya Saifullah yang menjual lebih banyak barang berupa onderdil berupa rantai kendaraan dan bus hinga velg sepeda motor ini menempati area penampungan di pinggiran Jl Sartono SH. Ia mengaku selama berjualan disana kerap tidak nyaman karena berhimpitan dengan jalan tempat kendaraan bermotor berlalu Lalang.

Ia mengaku masih memindahkan sebagian besar barangnya dan meletakan ke lapaknya di dalam gedung. Hari berikutnya ia baru akan menata lapaknya lebih baik.

“ Mudah-mudahan lebih ramai kalau disini dan tambah rezekinya,” ungkap pria yang satu hari bisa berpendapatan sekitar Rp 200 hingga 500 ribu ini.

Sementara itu Kepala UPT Pasar Baru Timur Comboran, Agus Sugiarto mengatakan, para pedagang sudah mulai bisa melakukan pemindahan barang-barang hingga akhir Januari 2020 ini.

Nantinya, semua aktivitas di pinggir jalan di awal Februari diharapkan sudah bersih tanpa ada pedagang yang masih berjualan.

"Mereka yang sudah terdaftar otomatis sudah bisa pindah. Di sini tidak ada pedagang baru, semuanya pedagang lama. Akhir Januari diharapkan sudah masuk dan jalan sudah bersih. Jadi, per 1 Februari tidak ada lagi yang di jalan," pungkasnya. (ica)

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU