Kontroversi Reklame Pro Mild, Sekda: Ditindak Sesuai Protap

  • 10-01-2020 / 09:59 WIB
  • Kategori:Malang
 Kontroversi Reklame Pro Mild, Sekda: Ditindak Sesuai Protap

Malangpostonline.com - Pemkot Malang belum bisa menjawab status reklame Pro Mild yang berdiri di atas bangunan bersejarah. Sekda Kota Malang Drs Wasto SH MH menegaskan, Pemkot Malang sudah menyerahkan urusan penyelesaian polemik reklame itu pada Satpol PP. Menurutnya, jika tidak berizin maka harus ditindak sesuai prosedur tetap (Protap).

“Sekarang kan Satpol PP sudah bertindak,” tegasnya.

Di sisi lain, ia juga mendapat informasi bahwa Toko Avia belum ditetapkan sebagai Cagar Budaya (CB). Namun, Wasto tak bisa memberi jawab tegas, soal kelanjutan keberadaan reklame yang menyisakan polemik bagi pemerhati heritage itu.

Ia menyatakan belum dapat memastikan betul terkait boleh tidaknya reklame ditempatkan di atas bangunan bersejarah Kota Malang, meskipun belum ditetapkan sebagai cagar budaya secara resmi.

“Informasinya kan belum ditetapkan, tetapi kita akan lihat lagi soal boleh tidaknya ini,” katanya Wasto.

Sementara itu, pemasang reklame “Pro Mild” di atas gedung bersejarah Toko Avia hingga kini belum juga muncul. PT Gudang Garam yang diduga kuat menjadi perusahaan rokok penanggung jawab reklame kontroversial ini, juga tidak memiliki kantor manajemen perwakilan.

Malang Post mencoba mencari keberadaan manajemen PT Gudang Garam di Malang lewat beberapa informasi yang bisa didapat. Salah satunya diketahui terdapat distributor rokok ini di Jl Martadinata Kota Malang.

Akan tetapi sesampainya di kantor PT Surya Madistrindo AO Malang (Gudang Garam Mild GG Office) ini, tidak ada yang dapat dimintai keterangan terkait keberadaan reklame Pro Mild di Toko Avia.

“Di sini distributor saja, manajemennya ada di Surabaya dan Jakarta,” tegas salah seorang petugas yang menjaga di sana.

Malang Post juga sempat mendapatkan kontak salah seorang petinggi humas PT Gudang Garam Tbk. Ia yang tidak ingin disebutkan namanya sebagai narasumber, juga mengatakan bahwa Gudang Garam memang tidak memiliki kantor perwakilan di Kota Malang.

Berkaitan pula dengan reklame Pro Mild yang mengundang polemik, ia tidak dapat memberikan keterangan apapun. Karena hal tersebut belum diketahui pasti dan ia tidak memiliki wewenang resmi untuk berkomentar.

Sementara itu menurut pantauan Malang Post reklame Pro Mild masih bertengger kokoh di atas Toko Avia. Meskipun beberapa hari ini tidak ada lagi aktivitas tukang di sana, reklame ini masih dapat terlihat dari kejauhan.

Sebelumnya reklame ini ditempeli stiker penunggakan pajak, akan tetapi sudah dilepas. Karena diketahui pihak pemasang reklame sudah membayarkan pajak tanggungan akibat telah memasang perangkat reklame di sana.

Di lain pihak,  Satpol PP Kota Malang telah berkirim surat kepada pemilik papan reklame 3D tersebut untuk memanggil yang bersangkutan. Karena memang terbukti belum mengantongi izin mendirikan reklame.

"Kami sudah berkoordinasi dengan DPMPTSP dan Bapenda soal ini, Senin depan 13 Januari 2019 akan kami panggil," tegas Kasatpol PP Kota Malang Drs Priyadi MM saat ditanya kembali kemarin.

Dalam pemanggilan tersebut Satpol PP Kota Malang akan kembali menanyakan terkait dengan perizininnya termasuk persyaratan.

Kemudian meminta kepada pemilik reklame 3D tersebut untuk membuat surat pernyataan paling lama dalam waktu satu minggu ini untuk menyelesaikan proses perizinan yang masih belum dilengkapi. Sekaligus Satpol PP juga akan membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Sementara itu, penanggung jawab Toko Avia, Yudi menyampaikan, bahwa pihaknya tidak tahu menahu terkait dengan permasalahan pemasangan reklame di atas tokonya tersebut.

Pihaknya hanya menemui kesepakatan dengan pemilik reklame Pro Mild yang katanya akan memasang papan reklame tersebut dalam jangan waktu yang lama.

"Kalau kesepakatan dengan kami dalam jangan waktu yang lama. Karena sebenarnya mereka juga sudah mengantre sejak lama," paparnya.

Yudi juga menyampaikan, bahwa sebenarnya di atas tokonya tersebut sudah bertahun-tahun digunakan sebagai tempat untuk space iklan.(ica/ary)

 

Editor : Ary
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU