Cegah Bencana, Forkopimda Kota Malang Lakukan Penanaman Pohon

  • 10-01-2020 / 15:26 WIB
  • Kategori:Malang
Cegah Bencana, Forkopimda Kota Malang Lakukan Penanaman Pohon JAGA LINGKUNGAN: Forum Komunikask Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang ketika melakukan penanaman pohon di mako Polresta Malang Kota, Jumat (10/1).

Malangpostonline.com - Untuk mencegah potensi bencana, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang melakukan penanaman pohon, Jumat (10/1). Aksi yang juga dilakukan dalam rangka penanaman sejumlah pohon ini juga dilakukan secara serentak di 5 kecamatan di Kota Malang. Setidaknya, ada 2.329 batang pohon yang disiapkan.

"Kami berupaya menjaga kelestarian alam. Salah satunya dengan menanam pohon secara serentak," ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Leo menerangkan, pohon yang ditanam juga tidak sembarangan. Namun, memiliki kriteria khusus, yakni memiliki kadar oksigen tinggi dan akar yang kuat. Sehingga, mampu menyerap air ketika musim hujan tiba. Seperti pohon Mahoni, Bintaro, Sengon, Glodog Tiang dan Kesambi.

 ”Selain itu, kita juga menanam pohon yang bisa berbuah. Pohon ini ditanam di halaman Polresta Malang Kota, Samsat, Polsek jajaran serta lingkungan wilayah hukum masing-masing Polsek,” papar dia.

Selain menanam, ia berharap, para anggota dan masyarakat bisa memelihara tanaman. Sehingga, penghijauan yang dilakukan bisa memberikan kontribusi pada pelestarian alam dan pencegahan banjir. "Ke depan, gerakan penghijauan ini akan terus diperluas di lahan-lahan kosong yang merupakan aset Polri,” imbuh dia.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji menambahkan, sebagai kota pendidikan, pihaknya akan melakukan sosialisasi ke beberapa kampus untuk mengajak mahasiswanya melakukan penghijauan. “Saya akan kumpulkan rektor-rektor untuk mengeluarkan kebijakan agar semua mahasiswa baru yang datang ke Malang membawa satu batang pohon,” kata dia.

Selain mahasiswa, masyarakat umum juga diminta menyumbangkan tanaman. Ia akan mengusung konsep Kampung Glintung Go Green (3G). Nantinya, masyarakat yang ingin mengurus surat administrasi kependudukan, harus menyiapkan pohon. “Jadi membawa tanaman menjadi salah satu syarat ketika masyarakat ingin mengurus surat menyurat,” ungkap Sutiaji.

Selain mencegah banjir, penghijauan ini juga dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengembalikan iklim Kota Malang yang tak lagi dingin. “Semua lahan-lahan kosong akan kita tanami pohon, jadi upaya tanam pohon ini serentak dengan program urban farming yang sekarang sudah berjalan di Kota Malang,” tandas dia. (tea)

Editor : tea
Uploader : rois
Penulis : tea
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU