UM Siapkan Lahan 4 Hektar Bangun Rumah Sakit dan Fakultas Kedokteran

  • 13-01-2020 / 19:02 WIB
  • Kategori:Malang, Kampus
UM Siapkan Lahan 4 Hektar Bangun Rumah Sakit dan Fakultas Kedokteran Rektor UM, Prof. Dr. H. AH. Rofi'uddin, M.Pd

Malangpostonline.com -  Universitas Negeri Malang (UM) telah menyiapkan lahan seluas 4 hektar untuk membuka rumah sakit. Rencananya rumah sakit UM ini akan didirikan di kawasan kampus II jalan Ki Ageng Gribig No. 45 Madyopuro Kecamatan Kedungkandang.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor UM, Prof. Dr. H. AH. Rofi'uddin, M.Pd, bahwa pembangunan secara fisik di tahun 2020 lebih diarahkan untuk membangun rumah sakit. Selanjutnya agar realisasi mendirikan Fakultas Kedokteran segera terwujud.

“Rumah Sakit dan Fakultas Kedokteran ini adalah satu kesatuan, itu prioritas kami kedepan,” ujar Prof. Rofi’uddin kepada Malang Post.

Untuk mewujudkan impian tersebut, saat ini UM tengah dalam proses termasuk menyiapkan sumber dana lantaran untuk membangun rumah sakit dan Fakultas Kedokteran membutuhkan dana yang tidak sedikit. Pembangunan ini sempat mengalami kendala lantaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melakukan moratorium.

Sehingga pembangunan rumah sakit dan Fakultas Kedokteran dihentikan. Namun moratorium tersebut tidak menjadi penghalang bagi UM untuk tetap mempersiapkan pembangunan secara fisik di tahun 2020 ini.

“Letaknya di Kampus II UM, memang diperuntukkan untuk itu, moratoriumnya tidak ada pembukaan prodi, kalau moratoriumnya sudah dicabut kami sudah siapkan, karena kan gak bisa jalan sendiri,” paparnya.

Nantinya Rumah Sakit UM akan memiliki keunggulannya sendiri dibandingkan Rumah Sakit Perguruan Tinggi lainnya di Kota Malang. Yakni berada di bidang olahraga, tepatnya fokus kepada fisioterapi. Hal ini tentunya sejalan dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan yang didalamnya juga ada jurusan Kesehatan Masyarakat.

“Lahan 4 hektar di Kampus II UM, lokasinya cukup strategis karena di daerah sana karena masih terbilang jarang ada rumah sakit,” tandas Prof. Rofi’uddin.

Meskipun fokus kepada fisioterapi namun digadang-gadang pada pelayan nantinya tetap menyediakan poliklinik umum. Tak hanya lokasi yang telah disiapkan tenaga dokter pun telah siap terlebih Fakultas Ilmu Keolahragaan saat ini juga memiliki kurang lebih 6 dokter. (lin)

Editor : lin
Uploader : rois
Penulis : lin
Fotografer : lin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU