Soal Rotasi Jabatan, Sutiaji Tegaskan ASN Jangan Mengeluh

  • 14-01-2020 / 17:40 WIB
  • Kategori:Malang
Soal Rotasi Jabatan, Sutiaji Tegaskan ASN Jangan Mengeluh Wali Kota Malang Sutiaji “ngantor” di Kecamatan Lowokwaru, Selasa (14/1). Disana ia menegaskan ASN jangan banyak mengeluh

Malangpostonline.com - Wali Kota Malang Drs H Sutiaji menegaskan pada ASN lingkungan Pemkot Malang untuk tidak mengeluh. Hal ini disampaikannya saat “Ngantor” di Kecamatan Lowokwaru, Selasa (14/1) sebagai kegiatan pemantauan kinerja perangkat daerah secara rutin di tingkat kecamatan hingga kelurahan.

“Saya tekankan kepada jajaran ASN Pemkot Malang untuk menyesuaikan dan mengikuti proses terlebih dahulu. Terima apa adanya dulu. Jangan mengeluh. Pasti akan ada evaluasi," tegas Sutiaji kepada jajaran di perangkat Kecamatan Lowokwaru saat dikunjungi.

Hal ini berkaitan dengan rotasi masal kurang lebih 700-an ASN Pemkot Malang pada 31 Desember 2019 lalu.

Menurut pantauan Malang Post, pasca rotasi banyak permasalahan hingga keluhan yang mencuat. Pasalnya rotasi dipandang tidak sesuai kompetensi, tidak berdasarkan pemetaan tepat hingga potensi adanya like-dislike dalam penempatan ASN.

Dalam kesempatannya ini, Sutiaji menegaskan penataan personil dan kelembagaan diletakkan pada spirit memajukan organisasi.

"Tentu dilihat pula rekam jejak dari masing masing personil. Tidak ada yang namanya like dan dislike, dan yang nama proses, tidak mungkin dapat memuaskan semua pihak,” tegasnya. Tidak hanya memberikan motivasi itu, Sutiaji juga memantau kondisi pelayanan publik di kemcatan ini.

Seperti yang dilakukan sebelumnya, saat ngantor di kelurahan Cemorokandang Senin (13/1) lalu Sutiaji kembali menyoroti kebersihan lingkungan kantor, manajemen ruang pelayanan, front office hingga telecentre yang dikelola kecamatan.

Ia mengomentari adanya lahan agak tersembunyi di antara gedung kantor Kecamatan Lowokwaru yang nampak kumuh.

“Nggak boleh seperti ini, yang namanya kebersihan itu bersifat paripurna, secara menyeluruh. Wajah depan dan wajah belakang semuanya harus bersih, "pesan walikota kelahiran Lamongan ini.

Kepada perangkat kecamatan ini, Sutiaji juga menekankan pentingnya memiliki database potensi wilayah. Semisal, per akhir desember 2019, berapakah data jumlah angka kematian ibu hamil yang terdeteksi dan database penting lainnya.

Secara khusus, pria yang gemar bermain badminton ini memerintahkan Lurah lingkungan Kecamatan Lowokwaru untuk membuat, memegang dan memiliki data peta drainase, data perempatan/persimpangan, serta data jalan rusak.

Usai berkantor di kecamatan, Sutiaji menengok layanan Puskesmas Kendalsari. Pada puskesmas yang memiliki ruang rawat inap tersebut dalam satu hari rata rata menerima 120 permohonan layanan.

"Ini termasuk tinggi tingkat layanannya. Sayangnya tadi saat saya konfirm, dokter umumnya hanya 2 (dua) orang. Sementara kebutuhannya setidaknya 5 dokter umum,” tandansya. (ica)

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU