PKL dan Banner Liar Disasar

  • 17-01-2020 / 18:30 WIB
  • Kategori:Malang
PKL dan Banner Liar Disasar ilustrasi

Malangpostonline.com - Keberadaan reklame berbentuk banner liar yang ada di dinding bangunan hingga pohon serta maraknya PKL di beberapa koridor pedestrian akan menjadi sasaran operasi Satpol PP Kota Malang beberapa bulan kedepan.

Hal ini berkaitan dengan penataan tata kota dan ketertiban untuk menciptakan estetika kota yang baik di Kota Malang. Untuk itulah Satpol PP mulai menyusun agenda operasi rutin juga gabungan untuk penertiban kedepan.

Perlu diketahui, pada awal tahun ini saja, Satpol PP telah menurunkan ratusan banner reklame dan menertibkan PKL liar yang biasa mangkal di pinggir jalan. Salah satunya penertiban banner di kawasan Dinoyo dan PKL di beberapa kawasan taman kota.

Kasatpol PP Kota Malang, Priyadi mengatakan, setiap harinya petugas di lapangan mengamankan hampir seratusan banner reklame bodong. Reklame tersebut biasanya dipasang di tempat yang seharusnya tidak boleh dipasangi papan reklame.

"Biasanya reklame yang memiliki izin sekitar 25, tapi yang tidak memiliki izin resmi lebih dari itu," paparnya.

Priyadi menyampaikan, kebanyakan reklame yang disita tersebut merupakan iklan dari perumahan. Pihaknya hanya bisa mengamankan banner reklame tersebut, meski sebetulnya mengetahui lokasi dari perumahan tersebut.

Satpol PP Kota Malang hanya mengambil langkah penurunan banner dan reklame liar dan tidak pada tempatnya tanpa melakukan pemanggilan pada pemasang.

"Tindakan dari kami ya kami ringkus sebagai barang bukti. Kalau mereka pasang lagi, ya kami ambil lagi, sampai mereka bosan," tegas mantan Camat Blimbing Kota Malang ini.

Selain itu, sejumlah PKL liar juga menjadi sasaran Satpol PP Kota Malang. Seperti PKL yang berada di sekitaran Jalan Panggung dan Lapangan Taman Gayam Kota Malang yang sempat dirobohkan oleh petugas.

Mereka dianggap berdiri di tempat yang tidak semestinya dan menganggu pengguna jalan ketika melintasi daerah tersebut.

"Kemarin sudah kami robohkan. Akan tetapi, sebelum kami robohkan, sebelumnya sudah kami kasih tahu. Tapi kalau tetep ngeyel ya terpaksa kami bongkar," tandasnya.

Ke depan, pihaknya akan menertibkan sejumlah PKL yang masih berjualan di sepanjang Jalan Raya Langsep. Dikarenakan, PKL tersebut mengganggu arus lalu lintas di wilayah tersebut. Beberapa kawasan lainnya juga adalah kawasan sekolah-sekolah.

Priyadi menambahkan protap akan tetap dilakukan dengan memberi imbauan terlebih dahulu pada target penertiban.

"Kalau diberi peringatan dan imbauan tidak mempan ya tipiring," pungkasnya. (ica)

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU