Parah, Seks Bebas Gadis SMA, Jadi Mangsa Mahasiswa Gara-Gara Media Sosial

  • 20-01-2020 / 14:13 WIB
  • Kategori:Malang
Parah, Seks Bebas Gadis SMA, Jadi Mangsa Mahasiswa Gara-Gara Media Sosial

Malangpostonline.com – Sebuah thread tentang cerita pergaulan bebas di Malang, viral di Twitter. Beberapa hari terakhir, sebuah akun Twitter berfoto profil wanita, membagikan kisah soal mahasiswa, berinisial CK. Pemuda penjahat kelamin  ini disinyalir, memakai modus akun Twitter alternatif, untuk memangsa gadis muda, terutama anak Sekolah Menengah Atas (SMA).

Aksi CK, bahkan menjurus pada pemaksaan dan terkesan ada pemerkosaan. Postingan soal itu, muncul pada 16 Januari 2020 lalu. CK, yang memakai akun Twitter alternatif, mengajak para wanita di medsos, untuk bertemu dan ngopi. Saat sudah bertemu, dia merayu si mangsa, untuk mau diajak ke kontrakannya di Jalan Soekarno Hatta.

Dalam thread tersebut, terdapat capture percakapan antara seorang perempuan yang diduga anak SMA yang sedang berbincang dengan oknum mahasiswa itu. Berdasarkan capture tersebut, keduanya saling mengenal melalui twitter.

Mulanya, keduanya sering menjalin komunikasi yang cukup intens melalui Direct Messages (DM). Setelah itu, sang lelaki mengajak untuk bertemu. Keduanya pun bertemu di sebuah tempat nongkrong. Sejak saat itu, komunikasi di antara keduanya terus terjalin. Sampai akhirnya pertemuan kedua terjadi.

“Waktu itu, aku lagi gabut banget. Bingung pulang sekolah mau kemana. Akhirnya aku ke kontrakan dia (laki-laki),” tulis perempuan yang tak menyebut identitas itu.

Saat itu, sang perempuan hanya niat untuk cuddle (berpelukan). Namun, sang laki-laki memintanya untuk naked (telanjang).

“Ya udah, aku iya-in. Lama-lama jadinya malah foreplay dan berujung dimasukin. Aku udah bilang nggak mau, tapi tetep aja,” ujar dia frontal tanpa sensor.

Dengan modus hanya ingin ‘cuddle’, CK mulai memaksakan keinginannya untuk ‘hs’, kependekan having sex dengan wanita tersebut. Postingan tentang CK, menuai hujatan netizen. Karena, pemilik akun Twitter yang membagikan cerita ini, menyebut bahwa ada salah satu korban yang masih perawan.

Awalnya, CK hanya ingin cuddle, istilah untuk pelukan dan bermesraan. Tapi, korban dipaksa, tanpa kondom, untuk melakukan seks. Bahkan, korban bercerita lewat DM dan terpublikasi, tentang bagaimana keperawanannya diambil paksa oleh CK. Pekan lalu, Twitter Malang panas dan penuh hujatan terhadap akun Twitter milik CK.

Menurut akun Twitter yang speak up soal kisah ini, ‘korban’ keganasan CK tak kurang dari 11 perempuan. Modusnya pun hampir sama. Yaitu, memakai modus akun Twitter alter, ngajak ngopi, lalu minta cuddle, tapi akhirnya memaksa berhubungan seks. Selama tiga hari setelah postingan pertama soal kisah ini muncul, akun Twitter CK banjir hujatan netizen.

Banyak netizen yang menantang CK berkelahi, juga berupaya mencari di mana keberadaan rumah dari CK di kawasan Soekarno Hatta. Pendek kata, Twitter Malang panas dengan sosok ‘samyang’, nama alternatif CK.

Siswa SMA Anggap Seks Hal Biasa

Terlepas dari bagaimana kasus ini berkembang, pergaulan bebas, mudahnya hubungan seksual pra nikah oleh anak muda, kian sporadik di Malang. Salah satu siswa sekolah menengah atas di Kota Malang, sebut saja namanya Lakon, 17, tak membantah bahwa seks bukan hal tabu bagi siswa saat ini. Remaja putra yang bersekolah di kawasan Kedungkandang itu mengatakan, pacaran sekarang berbumbu seks.

“Sepertinya bagi saya itu sudah biasa, karena bukan cuma saya, teman-teman juga begitu,” jelasnya.

Biasanya, dia melakukan hal tersebut dengan pacarnya, yang juga satu sekolah, di rumah. Karena kesibukan orangtuanya yang sama-sama kerja, rumah acapkali kosong. Sehingga, anak tunggal ini bisa leluasa mengajak pacarnya ke rumah. Namun, dia juga tahu, ada temannya di sekolah, yang tak mengenal pergaulan bebas.

“Ada juga yang memang tidak begituan, dan tidak pacaran,” papar remaja berambut ikal itu. Orang tuanya, tentu saja tidak tahu bahwa Lakon telah melangkahi batas dari seorang remaja, menjadi seorang dewasa.  Meski demikian, saat ditunjukkan soal thread Twitter tentang kisah keganasan CK, Lakon mengaku emosi.

Karena, menurutnya, konsensus, persetujuan, atau mutual agreement adalah hal terpenting. Ketika pacarnya tidak mau, Lakon mengaku tidak akan melakukan hubungan. Karena itu, ketika membaca soal thread Twitter ini, Lakon mengaku setuju bahwa hal tersebut sudah termasuk pemerkosaan.

Berbeda dengan Lakon, beda pula versi dari Tulip, mahasiswi kampus di Kota Malang. Menurut mahasiswi yang ‘nyambi’ sebagai penjaja seks komersial ini, pergaulan bebas adalah hal yang kali pertama menjerumuskannya ke dunia hitam. Tentu saja, awalnya dia hanyalah gadis muda yang polos dan tak tahu soal hubungan seksual.

Dia mengaku sebagai tipikal gadis desa yang datang ke kota untuk kuliah kali pertama. Ceritanya klise. Dia kenal teman satu kampus, jatuh cinta, lalu diajak melakukan hubungan seksual dengan janji akan menikahinya. Tapi, setelah menyerahkan keperawanannya, Tulip melihat gelagat aneh dari pacarnya.Ya, sungguh klise, sang pacar selingkuh.

“Saat tahu dia selingkuh, saya bertengkar dengan dia, sebelum akhirnya putus dan patah hati. Saya lari ke minuman keras, dan dunia malam, kenal banyak pria, untuk melupakan sakit hati. Tapi, uang nggak punya, cuma cukup buat makan,” jelasnya.

Dari sinilah, dia mencari penghasilan lain, dan mulai terjun di dunia penjaja seks komersial, namun dalam lingkup media sosial Twitter. Sembari terus kuliah, dia mencari uang, untuk mencukupi gaya hidupnya. Tarifnya, antara Rp 900 ribu sampai jutaan rupiah, tergantung permintaan klien.

Saat dimintai tanggapan soal CK dan kasus yang viral di Twitter, Tulip mengaku bahwa pria seperti CK, dan gadis-gadis yang ditidurinya, banyak di Malang. “Saya kan terhitung sama situasinya, walaupun bukan dia itu yang mengambil keperawanan saya. Dan orang-orang seperti dia banyak, ingin cari gratisan, modal kopi sambil main paksa. Orang begitu bagusnya dipenjara saja,” katanya.(tim Malang Post)

Editor : tim
Uploader : slatem
Penulis : tim
Fotografer : tim

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU