12 Tiang PLN Belum Bisa Dipindah Untuk Exit Tol

  • 21-01-2020 / 19:11 WIB
  • Kategori:Malang
12 Tiang PLN Belum Bisa Dipindah Untuk Exit Tol Penyelesaian Exit Tol Pandaan-Malang di Madyopuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang masih terhambat 12 tiang PLN yang belum digeser

Malangpostonline.com - Penyelesaian exit Tol Pandaan-Malang tampaknya molor lagi. Pasalnya salah satu penghambat adalah 12 tiang listrik yang belum bisa dipindah atau digeser hingga akhir Bulan Januari ini. Padahal PT Jasa Marga berharap tiang dapat dipindahkan hingga akhir Januari ini.

Hal ini disampaikan Kepala Direktur Teknik PT Jasa Marga tol Pandaan–Malang Siswanto, Selasa (21/1) usai melakukan pertemuan dengan PLN Area Malang.

“Kita meminta dukungan untuk mempercepat relokasi pemindahan tiang PLN. Terutama yang ada di sisi tol ke arah selatan (arah Kepanjen,red). Karena memang kalau tidak dipindah, teman-teman dilapangan tidak bisa bekerja,” papar Siswanto.

Ia menjelaskan kembali terdapat 3 tiang listrik plus 5 tiang PJU (Penerangan Jalan Umum) di kawasan Selatan mulut exit tol kemudian 8 tiang PLN lainnya di area arah Surabaya dari exit tol Madyopuro yang dianggap “menggangu” kerja tim lapangan.

Ditegaskan Siswanto pula ia menyadari ada pula satu bangunan di area Exit Tol Pandaan-Malang yang hingga saat ini belum juga terbebaskan. Masih menunggu penyelesaian. Untuk itu PT Jasa Marga juga meminta bantuan Badan Pertanahan Nasional Kota Malang agar mempercepat proses.

“Pada prinsipnya kita meminta bantuan semua pihak yang untuk mempercepat proses. Karena seharusnya exit Tol Pandaan-Malang Madyopuro ini selesai akhir tahun lalu. Kami benar-benar meminta kerjasama banyak pihak,” tegasnya.

Sementara itu Supervisor Pemeliharaan PLN Malang Achmad Suaidi mengatakan pihaknya sudah memetakan dan mulai mengerjakan pemindahan tiang yang dianggap menghambat kerha Jasa Marga menyelesaikan Exit Tol Pandaan-Malang di Madyopuro tersebut.

Menurutnya terdapat sekitar 25 tiang milik PLN yang terdampak penyelesaian Exit Tol Pandaan-Malang. Akan tetapi hanya 12 lah yang diperlukan pergeseran sehingga membutuhkan waktu lebih banyak dari yang lainnya.

“Memang yang 12 benar-benar harus digeser sekitar 6 meter dari daerah yang ditentukan Jasa Marga. Selain 12 ini hanya tinggal memindahkan kabel-kabel saja,” papar Achmad.

Ia meneruskan kendala memindahkan 12 tiang tadi menurut PLN adalah adanya bangunan yang masih belum terbebaskan di jalur terdampak. Bangunan tersebut tersambung dengan jaringan PLN yang hendak dipindahkan.

Selama bangunan belum dibebaskan maka jaringan kabel pada tiang PLN tidak bisa dipindah menyeluruh. Jika dipaksakan bisa mengakibatkan jaringan yang terputus.

“Untuk memindahkan 12 tiang ini juga kita harus membongkar jaringan tanpa memutus aliran listrik. Maka dari itu juga butuh waktu,” tandasnya.

Dijelaskannya PLN membutuhkan waktu paling lambat hingga pertengahan Februari untuk menyelesaikan pemindahan sesuai keinginan PT Jasa Marga. Kalkulasi waktu ini belum termasuk gangguan diluar rencana seperti cuaca atau protes dari masyrakat sekitar yang bisa saja muncul. (ica)

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU