231.760 Barang Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Malang

  • 23-01-2020 / 17:06 WIB
  • Kategori:Malang
231.760 Barang Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Malang Sisca Angelina/Kurang lebih 200 ribu lebih barang illegal diamankan Bea Cukai Malang sejak Januari 2020 ini dan akan dimusnahkan, Kamis (23/1).

Malangpostonline.com - Sejak awal Januari 2020 ini  Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Cukai Malang telah mengamankan sebanyak 231.760 barang illegal yang masuk ke wilayah Malang Raya.

Dari ratus ribuan barang illegal ini total perkiraan kerugian yang dialami negara dari barang hasil penindakan tersebut mencapai Rp 431,8 juta. Barang illegal ini langsung dimusnahkan, Kamis (23/1).

Barang-barang illegal ini terdiri dari Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) batangan sebanyak 182.000 batang, BKC HT sebanyak 47.678 bungkus, BKC HPTL ( Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya, BKC MMEA (Minuman Mengandung Etil Alkohol) sebanyak 2.026 botol serta baran kiriman pos berpa sex toys sejumlah 56 item.

Kepala Kantor Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Cukai Malang Latif Helmi menjelaskan total perkiraan kerugian yang dialami negara dari barang barang hasil penindakan tersebut mencapai Rp 431.802.800,00.

“Sesuai arahan Menteri Keuangan RI, Bea Cukai diminta menekan peredaran rokok ilegal agar tidak lebih dari 3 persen,” tegasnya.

Oleh karena itu, selain melakukan pengawasan dan operasi rutin, secara nasional Bea Cukai mulai 18 November hingga 14 Desember 2019 juga melaksanakan Operasi Gempur Rokok Ilegal II 2019.

Selain meningkatkan pengawasan, Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Madura ini menjelaskan bahwa Bea Cukai Malang juga menyadari bahwa peran masyarakat sangat penting dalam memberantas peredaran rokok ilegal.

Sehingga, Bea Cukai Malang mengimbau kepada masyarakat untuk ikut membantu memberantas peredaran rokok ilegal dengan cara tidak membeli, mengonsumsi, maupun memproduksi Barang Kena Cukai ilegal.

Sementara itu selama tahun 2019 lalu Bea Cukai Malang juga telah melakukan serangkaian penindakan di bidang Kepabeanan dan Cukai di wilayah Malang Raya berupa 267 SBP (Surat Bukti Penindakan).

Salah satu tindak Ianjut penanganan barang bukti hasil penindakan yang didapati melanggar Undang-Undang Kepabeanan dan Undang-Undang Cukai, dan telah ditetapkan sebagai barang milik negara (BMN), adalah dengan dimusnahkan.

“Di akhir Desember 2019 dilakukan pemusnahan dari barang barang hasil penindakan tersebut mencapai Rp 1,2 M,” tegas pria yang baru saja menjabat sebagai kepala kantor Bea Cukai Malang bulan ini menggantikan pejabat sebelumnya. (ica)

Editor : ica
Uploader : rois
Penulis : ica
Fotografer : ica

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU