Kupas Pendidikan Karakter, Kodim 0833 'Duduk' Bareng Mahasiswa

  • 27-01-2020 / 18:36 WIB
  • Kategori:Malang
Kupas Pendidikan Karakter, Kodim 0833 'Duduk' Bareng Mahasiswa Penerangan Kodim for MP// Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson berdiskusi dengan Aliansi Mahasiswa dan BEM se Malang Raya, Senin (27/1) bahas pendidikan karakter

Malangpostonline.com - Prestasi akademis memang mudah didapat ketika seseorang belajar dengan tekun. Akan tetapi sebuah karakter yang baik disertai mental kuat memerlukan waktu. Hal inilah yang sebenarnya menjadi tantangan pendidikan di Indonesia, tidak terlepas juga tantangan pendidikan di Kota Malang.

Ini menjadi bahasan menarik Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, M PICT saat menjadi narasumber pada Dialog Interaktif Aliansi Mahasiswa dan BEM se Malang Raya bertemakan “Meneropong Pendidikan Kota Malang”, Senin (27/1) di Pusat Pertemuan Ilmiah Gedung Rektorat Universitas Merdeka (Unmer) Malang.

Tommy menegaskan sistem Pendidikan di Indonesia berdasarkan Konstitusi UUD 45 dan Pancasila, dimana pendidikan Karakter dibentuk dengan kebiasaan dan keteladanan sehingga memerlukan waktu yang panjang.

Pasalnya karakter pendidikan yang hendak dicapai pemerintah Indonesia erat kaitannya dengan identitas karakter bangsa. Yakni dengan karakter bangsa Indonesia yang berbudaya sopan santun, gotong royong dan relegius.

“Karakter merupakan cerminan dari kepribadian secara utuh dari seseorang mentalitas, sikap dan perilaku,” tegas Tommy.

Lebih lanjut ia mengatakan pendidikan karakter semacam ini memang mengarah pada pendidikan budi pekerti. Yang menekankan pada penanaman tentang tata-krama, sopan santun, dan adat-istiadat.

Ditegaskannya lagi muda-mudi serta seluruh stakeholder pemerintahan yang ada dapat menekankan kepada perilaku-perilaku aktual tentang bagaimana seseorang dapat disebut berkepribadian baik atau tidak baik berdasarkan norma-norma yang bersifat kontekstual dan kultural.

Tommy pun mengapresiasi upaya aktif yang sering digaungkan generasi muda melalui aktivitas bermanfaat seperti diskusi dan gelar forum seperti ini.

Menurutnya generasi muda memang harus benar-benar paham tentang pentingnya pendidikan karakter dengan upaya penanaman nilai-nilai ke-Indonesiaan serta nilai-nilai non-kekerasan.

“Pendidikan karakter diarahkan untuk memberikan tekanan pada nilai-nilai tertentu seperti rasa hormat, tanggungjawab, jujur, peduli, dan adil,” pungkasnya. (ica)

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : ica

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU