Alas Batu Andesit Kayutangan Ambrol

  • 29-01-2020 / 18:02 WIB
  • Kategori:Malang
Alas Batu Andesit Kayutangan Ambrol Jalan Kawasan Kayutangan dengan bahan Batu Andesit terlihat ambrol beberapa waktu lalu, Rabu (29/1) terlihat petugas memperbaikinya.

Malangpostonline.com - Revitalisasi tahap awal Kawasan Heritage Kayutangan sudah dimulai dengan penggantian aspal dengan batuan andesit di kawasan dekat Patung Chairil Anwar. Akan tetapi sejak dilakukan di awal tahun 2020, beberapa bagian bantuan andesit sudah terlihat rusak dan ambrol.

Menurut pantauan Malang Post beberapa bagian ubin bantuan ini ada yang terlihat lepas dari tempat seharusnya. Sehingga mempengaruhi bentuk yang lainnya. Tidak hanya itu terlihat juga beberapa batuan rusak dan retak.

Tahap ini pun bahkan belum sepenuhnya selesai dibangun. Akan tetaping sudah terlihat ambrol atau rusak bebatuannya meskipun sudah terdapat pembatas yang dibuat agar area yang rusak tak dilalui kendaraan.

Menanggapi itu, Dinas Pekerjaam Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kota Malang, Ir Hadi Santoso menyampaikan, pemeliharaan area tersebut saat ini masih menjadi kewajiban rekanan hingga enam bulan ke depan.

"Itu masih jadi tanggungjawab rekanan, sampai Juni mendatang dan masih terus dibenahi," papar kadis yang akrab disapa Soni ini.

Ia mengakui akan melakukan evaluasi terhadap pengerjaan tersebut. Khususnya pada pengerjaan pemasangan batu andesit. Pasalnya, batu andesit tidak hanya dipasang di area Monumen Chairil Anwar saja. Melainkan semua persimpangan Kayutangan nantinya.

Rencananya memang pemasangan bebatuan andesit sebagai penggantian aspal akan sampai pada persimpangan PLN di ujung Jl Basuki Rahmat lainnya.

Selain memasang batu andesit, pelebaran dikawasan Kayutangan juga sudah mulai dipersiapkan. Tahun ini, pembangunan akan dilakukan secara bertahap.

Dinas terkait sebelumnya juga telah membenahi saluran drainase. Lantaran nantinya heritage akan dibuat hanya satu jalur saja. (ica)

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU