Butuh Dukungan Pemda, KemenPUPR Siap Percepat Proses Ganti Pipa

  • 05-02-2020 / 15:24 WIB
  • Kategori:Malang
Butuh Dukungan Pemda, KemenPUPR Siap Percepat Proses Ganti Pipa Kepala Balai Besar Wilyah Sungai Brantas Sarono Soegiarto dan jajarannya menjelaskan teknis pelaksanaan penggantan pipa saat rapat terutup dengan Wali Kota Malang Sutiaji, Rabu (5/2).

Malangpostonline.com - Dalam kurun waktu 50 hari kedepan, Kementrian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Brantas (BBWB) Ditjen Sumber Daya Air (SDA) mulai mengerjakan perbaikan pipa transmisi 500 mm. Hal ini dipastikan cepat dikerjakan asalkan Pemerintah Daerah (Pemda) juga cekatan membantu.

Hal ini ditegaskan Kepala BBWB Ditjen SDA KemenPUPR, Ir Saroni Soegiarto ME, saat dimintai keterangan usai melakukan rapat tertutup dengan Wali  Kota Malang Sutiaji dan jajaran Perumda Tugu Tirta Kota Malang di Ruang Rapai Balai Kota Malang, Rabu (5/2). 

“Kami siap di 50 hari menyelesaikannya. Bahkan hari ini, sudah akan dikerjakan. Jika mau percepatan lagi, kami juga butuh dukungan Pemda karena ada aspek lain yang perlu dikawal,” papar Saroni pada Malangpostonline.com. 

Aspek tersebut dikatakan Saroni berkaitan dengan perizinan, sosial masyarakat sekitar hingga arus lalu lintas. Dimana kesemuanya harus dipastikan dikondisikan dengan baik sehingga tidak menjadi penghalang proses pengerjaan. 

Pipa yang akan diganti sepanjang 3 kilometer di kawasan Pulungdowo dan Kidal, Kecamatan Tumpang ini memakai wilayah diluar Kota Malang. Maka perizinan ini melakukan pengerjaan konstruksi lintas wilayah harus dilakukan.

Belum lagi izin dengan pihak kepolisian juga Dinas Perhubungan (Dishub) setempat karena memang berdampak ada arus lalu lintas. “Ada aspek sosialnya, lalu pastinya ada buku tutup jalur dan izin-izinnya. Disini kita juga butuh dukungan dari pemda untuk konsolidasi dengan aparat di sana,” paparnya. 

Menanggapi hal ini Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan perizinan yang diminta kementerian tersebut sudah dilakukan. Dan Pemkot Malang pun sudah berkoordinasi pula dengan provinsi untuk memperlancar. 

Sutiaji menegaskan hal tersebut sudah dikoordinasikan dengan berbagai pihak yang terkait pengerjaan pipa. “Insyallah izin-izin semua sudah. Kita juga sudah koordinasi dengan kepolisian dan dishub di sana, kita pastikan tidak akan menutup jalan disana saat pengerjaan,” sebut Sutiaji. 

Seperti diberitakan Malangpostonline.com sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan bahwa perbaikan pipa sudah mulai dikerjakan. “Mereka survei dulu jalurnya. Lalu kedalaman pipa dan lainnya,” paparnya. 
Dikatakan Sutiaji, survei ini tidak akan berlangsung lama. Ia mengatakan proses survei dilakukan kurang dari seminggu saja. Sambil menunggu pemesanan pipa datang dan dikirim ke lokasi pengerjaan maka survei mulai dilakukan.  

Jangka waktu normal pemasangan pipa baru ini dikatakan Sutiaji bisa sampai 3-4 bulan. Hanya, Sutiaji meminta dilakukan lebih cepat yakni 1 hingga 2 bulan saja.

“Karena ini darurat. Dan katanya kementrian bisa lebih dipercepat. Yang penting dikerjakannya sesuai standar dan jangan sampai kejadian kemarin terulang lagi,” pungkasnya. (ica/bua)
 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : rois
Penulis : ica
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU