Harga Bawang Putih Tidak Stabil, Operasi Pasar Diupayakan

  • 06-02-2020 / 17:46 WIB
  • Kategori:Malang
Harga Bawang Putih Tidak Stabil, Operasi Pasar Diupayakan Ilustrasi, harga bawang putih beberapa hari belakangan dikeluhkan naik.

Malangpostonline.com -  Harga bawang putih di Kota Malang mengalami kenaikan. Kenaikan, menurut catatan berkisar di sekitar angka Rp 3.800-  4 ribu rupiah. Kenaikan ini diakui dirasakan sejak dua hingga tiga hari yang lalu.

Menurut pantauan Malang Post, di Pasar Gadang harga Bawang Putih berada di angka Rp 50 ribu per kilogram. Salah satu pedagang, Arifin, menjelaskan ia membeli dari tengkulak dengan harga seperti itu.

“Belinya 3 hari yang lalu. Ini naik, biasanya per kilogram Rp 38-40 ribu,” papar Arifin.

Ternyata memang harga bawang yang tak stabil ini tercatat di beberapa pasar lainya. Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga bawang putih pada Kamis (6/2) mengalami kenaikan 7,51 persen dibanding Rabu (5/2) kemarin.

Menurut data yang diambil dari Pasar Dinoyo, Oro-Oro Dowo, Pasar Klojen, Pasar Blimbing dan Tawamangu ini rata-rata harga bawang putih di pasar ini Rp 50.600 naik Rp 3.800 menjadi Rp 54.400 per kilogramnya.

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang, Wahyu Setianto menyampaikan, kenaikan harga bawang putih terasa sejak dua minggu terkahir.

“Ada penurunan produksi bawang putih memang secara umum. Sementara kebutuhan akan bawang putih masih sama, bahkan cenderung naik,” papar Wahyu saat ditemui, Kamis (6/2) di Balai Kota Malang.

Saat ditanya apakah yang mempengaruhi penurunan produksi Bawang Putih, ia mengaku belum mengetahui dengan pasti alasan kenaikan harga tersebut.

Ia mengatakan bisa jadi karena musim penghujan dan curah hujan tak menenentu beberapa minggu terakhir. Yang berpengaruh pada panen. Bisa juga, lanjutnya dikarenakan proses ekspor dan impor yang bermasalah.

"Kalau ekspor impor bermasalah, biasanya kementerian akan memberi tahu. Tapi sejauh ini belum ada pemberitahuan. Nah, kalau ada kaitannya dengan itu (Virus Corona; red) saya belum tahu pasti," jelasnya menanggapi salah satu isu yang muncul akibat produksi bawang terbesar juga berasal dari China.

Maka dari itu Wahyu telah meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jatim untuk melakukan operasi pasar. Sehingga harha bawang putih bisa kembali ditekan dan tak terlalu tinggi.

Mantan Kepala Satpol PP Kota Malang ini menambahkan operasi pasar sebagaimana yang sering dilakukan dalam mengatasi kelangkaan dinilai sangat efektif. Pasalnya, pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi saat operasi dilaksanakan.

“Kita akan berkirim surat secepatnya ke provinsi,” pungkas Wahyu. (ica)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU