Datangi Pemkot, KPAI Minta Sekolah Siapkan Sistem Pengaduan

  • 13-02-2020 / 14:13 WIB
  • Kategori:Malang
Datangi Pemkot, KPAI Minta Sekolah Siapkan Sistem Pengaduan KUNJUNGI PEMKOT: Komisioner KPAI ketike berkunjung ke Pemkot Malang, Kamis (13/2).

Malangpostonline.com - Setelah mendatangi Polresta Malang Kota, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendatangi Balai Kota Malang, Kamis (13/2). Dalam rapat tertutup yang dilakukan bersama dinas terkait dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, KPAI menyarankan setiap sekolah untuk menyiapkan sistem pengaduan untuk memberikan kemudahan.

"Ini faktornya banyak. Bagaimana sistem pengaduan di sekolah bisa membuat anak ini speak up dan lapor ke sekolah," terang Komisioner KPAI, Retno Listyarti.

Sistem pengaduan tersebut diadakan untuk melindungi anak korban maupun anak saksi. "Selain nomer telpon kepolisian dan dinas terkait, juga ada satu nomer khusus yang dijadikan hotline, ini harus dikuatkan," papar dia.

Atas kasus perundungan ini, akan menghambat proses menuju Kota Layak Anak tingkat utama. "Saat ini, berada di tingkat madya. Kalau tidak ditangani dengan baik, akan menghambat. Mudah-mudahan bisa naik (ke tingkat utama)," papar dia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto mengungkapkan, agar kasus serupa tidak terjadi lagi, pihaknya meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) untuk melakukan langkah antisipasi. "Seluruh penyelenggara pendidikan, mulai dari satpam hingga kepala sekolah harus menerapkan aturan yang ada. Sesuai dengan Permendikbud Nomor 82 tahun 2015," terang dia.

Dia menegaskan, implementasi aturan tersebut harus dituangkan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai bentuk pencegahan dini. "Ini untuk memudahkan anak-anak. Manakala terjadi sesuatu, mereka mudah melaporkan dan pihak sekolah langsung bergerak cepat," tandas dia.(tea)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : tea
Uploader : rois
Penulis : tea
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU