Pemred Malang Post Berbagi Tips Tentukan Ide Karya Populer

  • 15-02-2020 / 16:06 WIB
  • Kategori:Malang
Pemred Malang Post Berbagi Tips Tentukan Ide Karya Populer PEMATERI: Pemimpin Redaksi Malang Post, Abdul Halim memaparkan materinya tentang cara menentukan ide dalam tulisan karya populer kepada peserta Workshop Guru Menulis.

Malangpostonline.com - Pemimpin Redaksi Malang Post, Abdul Halim mendongkrak motivasi para peserta Workshop Guru Menulis yang digelar di Hall Minahasa Jambuluwuk Resort And Convention Batu. Tujuannya agar para peserta dapat tergerak untuk menuangkan idenya dalam bentuk tulisan atau artikel populer. Saat banyak orang yang pesimis atau enggan menulis artikel, Halim meyakinkan para peserta bahwa menulis itu mudah.

Ia yakin para peserta yang mayoritas merupakan tenaga pendidik, sudah punya skill atau kompetensi menulis. Hanya saja kata dia, masih banyak yang belum tau untuk menentukan ide tulisan dan kemana karya tersebut akan disalurkan. "Maka kami mencoba menyediakan fasilitas berupa 'jalan tol' agar tulisan para peserta ini, bisa kami muat di halaman opini Malang Post," katanya.

Akses cepat yang disediakan Malang post tersebut, tidak serta merta memuat karya peserta. Akan tetapi ada pendampingan lebih dulu untuk para peserta dalam membuat karya tulisnya. Dalam pendampingan tersebut Malang Post menerjunkan redaktur-redaktur handalnya untuk mendampingi peserta sehingga artikel populer yang dibuat benar-benar sudah bagus. "Para redaktur kami siap memberikan pendampingan sampai karya semua peserta workshop ini layak terbit," ungkapnya.

Halim mengungkapkan, di era digital kemampuan setiap orang akan dipertaruhkan. Mereka yang bertahan dan mampu bersaing adalah yang kreatif. Dan sebuah karya literasi menjadi salah satu produk kreativitas seseorang. "Karena melalui tulisan bisa ditemukan inspirasi-inspirasi baru. Bahkan memberikan solusi terhadap suatu permasalahan," ujarnya.

Dalam materinya, alumni Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini memberikan beberapa gambaran pada para peserta dalam menentukan ide tulisan opini. Diantaranya ide tulisan berbasis aktualisasi. "Berbasis aktualisasi artinya tulisan yang berbasis peristiwa atau informasi yang paling baru, sedang terjadi dan menjadi trending topik," terangnya.

Selain itu, kata dia, artikel atau opini bisa dibuat dengan ide tulisan berbasis kompetensi dan juga ide yang berbasis tematik. "Tulisan dengan ide ini dikaitkan dengan momen-momen penting dan menarik di masyarakat," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa tulisan artikel populer yang bagus harus berlandaskan referensi. Ditambah juga dengan pendapat para pakar. "Mutu dan kualitas tulisan tidak lepas dari referensinya, baik dari koran, buku, jurnal dan sebagainya. Termasuk juga mengambil pendapat para pakar," tandasnya.

Menurut pria Gresik ini, kualitas artikel juga berkaitan dengan aktualitas. Dan keaktualan sebuah artikel tidak lepas dari kecepatan penulis dalam menangkap isu atau topik, untuk kemudian dijadikan tulisan. "Kecepatan itu penting, untuk keaktualan berita. Dan saya kira semua punya potensi itu. Asalkan mau belajar dan berlatih. Karena ahli itu habit, kebiasaan yang terus menerus," tuturnya.

Redaktur Pelaksana Malang Post, Bagus Ari Wicaksono menambahkan, menulis karya ilmiah populer sangat perlu untuk para guru. Dengan harapan karya tulis mereka dapat dimengerti dan dinikmati oleh banyak kalangan. "Kalau hanya ilmiah saja sulit diterima masyarakat. Maka juga perlu menulis karya populer," kata dia. (imm/)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : imm
Uploader : rois
Penulis : Imam W.
Fotografer : Guest

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU