Malang Terimbas Banjir Jakarta, Matarmaja dan Malabar Terlambat Empat Jam

  • 26-02-2020 / 00:20 WIB
  • Kategori:Malang
Malang Terimbas Banjir Jakarta, Matarmaja dan Malabar Terlambat Empat Jam

Malangpostonline.com - KA Matamarja dan KA Malabar menjadi dua KA relasi Malang yang terdampak banjir di Jakarta. Kedua kereta ini harus telat hingga kurang lebih 4 jam untuk bisa sampai tujuan di Stasiun Malang. Keduanya memang memulai keberangkatan dari Jakarta.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Suprapto menjelaskan KA Matarmaja berdampak sangat besar karena mengalami kemunduran jadwal keberangkatan hingga 191 menit atau 3 jam 11 menit lamanya.

“KA Matarmaja seri 292 dengan relasi Stasiun Pasar Senen – Stasiun Malang terlambat selama 191 menit lamanya karena dampak banjir di Jakarta,” paparnya.

Ia mengungkapkan jadwal keberangkatan awal kereta ini adalah 10.30 WIB, Selasa (25/2) dan datang atau sampai di Malang pada 03.09 WIB pada Rabu (26/2). Akan tetapi karena keterlambatan keberangkatan tersebut estimasi kedatangan hingga di Malang pada pukul 06.20 WIB.

KA Matarmaja sendiri rata-rata membawa penumpang sekitar 2.000 jumlahnya. Meski begitu dijelaskan Suprapto hal ini harus dilakukan untuk menjaga keselamatan jiwa penumpang. Memastikan jalur aman dan tidak terendam air.

“Lalu KA Malabar juga mengalami keterlambatan hingga 37 menit dari keberangkatan awal,” ungkap Suprapto.

KA Malabar seri 108A merupakan KA dengan relasi Gambir-Bandung-Malang. Dijelaskan Suprapto estimasi kedatangan penumpang KA ini hingga di Malang adalah pukul 12.02 WIB. Hal yang sama juga terjadi karena KA ini mengalami keterlambatan di Bekasi.

Sementara untuk kereta api arah dari arah Surabaya/Malang, dari pagi hingga siang kemarin berjalan dengan normal atau tepat keberangkatannya.

"Atas keterlambatan ini, kami dari pihak PT KAI Daop 8 Surabaya, mohon maaf yang sebesar - besarnya atas keterlambatan dan ketidaknyamanannya akibat dari dampak banjir di Jakarta pada pagi hari ini (kemarin pagi,red), " pungkasnya.

Sementara itu untuk kedatangan armada bus di Terminal Arjosari, tidak mengalami keterlambatan ataupun hambatan apapun. Hal ini disampaikan Koordinator Operasional Pos Pantau Pemberangkatan dan Kedatangan Terminal Arjosari Agus Ruskandi saat dikonfirmasi kemarin.

Ia menegaskan tidak tercatat adanya keterlambatan kedatangan bus aramada di Jakarta hingga sore kemarin pemantauan.

“Normal saja. Kedatangannya jam 3-6 pagi tadi. Ini juga tadi sudah berangkat jam 3 sore. Karena kemungkinan pakai jalur trans jawa jadi tidak terlalu terganggu banjirnya,” pungkasnya.

Penerbangan Tak Terpengaruh

Sementara itu, Kepala UPT Bandara Abd Saleh, Suharno menegaskan bahwa banjir Jakarta yang ikut menimpa Bandara Soekarno Hatta, tidak berpengaruh kepada Malang. Menurut Suharno, situasi landasan yang melayani penerbangan dari dan ke Malang, tak mengalami persoalan meski Jakarta dirundung banjir.

“Tidak ada pengaruhnya ke Malang,” ujar Suharno kepada Malang Post, Selasa (25/2). Bandara Abd Saleh, melayani 16 jadwal penerbangan Malang-Jakarta pulang pergi, ditinjau dari data Dishub Provinsi Jawa Timur. Dari data tersebut, Dishub Pemprov Jatim merinci jam-jam keberangkatan maupun kedatangan di Malang.

Lion Air, memiliki empat jadwal penerbangan. Yakni, Jakarta-Malang pukul 06.15 dan 10.40. Sementara, Lion Air Malang-Jakarta dijadwalkan pukul 08.25-12.45 WIB. Untuk Sriwijaya Air, ada enam jadwal penerbangan. Armada Sriwijaya Air untuk Jakarta-Malang berangkat pukul 06.20, 10.35 dan 12.45 WIB.

Jadwal Malang Jakarta untuk Sriwijaya Air, adalah pukul 08.30, 12.35 dan 15.10 WIB. Garuda Indonesia, mempunyai kuota penerbangan empat jadwal. Jakarta Malang, dijadwalkan berangkat pukul 08.20 dan 11.15 WIB. Untuk Malang Jakarta, jadwal pemberangkatan Garuda Indonesia adalah pukul 10.55 dan 14.00 WIB.

Terakhir, Citilink melayani dua jadwal penerbangan. Jakarta-Malang, diberangkatkan pukul 09.10, sedangkan Malang-Jakarta terbang pukul 11.15 WIB. Suharno menambahkan, selama tak ada pengumuman dari pusat terkait adanya penundaan akibat force majeur, Bandara Abd Saleh beroperasi seperti biasa.

“Sampai sekarang masih beroperasi secara normal,” tutup Suharno.(ica/fin/lin/ary)

 

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : Ary
Uploader : slatem
Penulis : tim
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU