Usai Ditetapkan Kawasan Physical Distancing, Jl Ijen Disemprot Disinfektan

  • 28-03-2020 / 13:20 WIB
  • Kategori:Malang
Usai Ditetapkan Kawasan Physical Distancing, Jl Ijen Disemprot Disinfektan

Malangpostonline.com - Wali Kota Malang secara resmi menyatakan Kawasan Ijen sebagai Kawasan Tertib Physical Distancing, Sabtu (28/3). Ia bersama  Kapolresta Malang Kombes Pol Leonardus Simarmata, Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson.   meresmikan penetapan kawasan ini secara langsung.

Dalam sambutannya, Sutiaji mengatakan kasus COVID-19 di Kota Malang dan juga kawasan Malang Raya secara keseluruhan tidak boleh diremehkan. Ia mengatakan dengan bertambahnya ssatu orang positif COVID-19, hal ini seharusnya meningkatan lebih kewaspadaan warga dan masyrakat Kota Malang untuk menjaga diri dan kesehatannya.

"Caranya dengan di rumah saja. Jika tidak ada keperluan tidak usah keluar atau bepergian jauh," tegas Sutiaji memimpin peresmian kawasan Physical Distancing di Jl Besar Ijen pagi tadi. Ia kembali menekankan angka kasus terus bergerak. Artinya badai corona bisa menerpa siapa saja.

Penetapan jalan,  kawasan dan perumahan untuk dijadikan sasaran physical distancing dijelaskannya merupakan bagian dari langkah memutus mata rantai sebaran COVID-19.

"Ini juga dipicu oleh masih saja ada publik yg belum terbangun kesadaran akan bahaya corona sementara fluktuasi angka amat sangat mengkhawatirkan.  Semua yang dilakukan pemerintah pusat hingga daerah, untuk berkeinginan menyudahi secepatnya," tegas Sutiaji.

Sementara itu Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leo Simarmata menyatakan penetapan zona pshicaly distancing di beberapa titik kota Malang melengkapi kebijakan Work From Home dan social distancing.

Hal ini menjadi langkah ke - 3 upaya pencegahan COVID-19 menyebar oleh pemegang kebijakan. Ia menyampaikan, Jl Ijen (koridor dari gereja ijen hingga depan Akper) dijadikan zona jalan percontohan yang disasar. Lalu kemungkinan menyasar kawasan jalan lain, di antara jalan Soekarno Hatta.

"Pastinya akan kita jaga, tidak ada mobilitas orang,  mobil atau pun roda 2. Pengiriman barang akan berhenti di batas yang ditentukan, dan selanjutnya ke rumah hunian akan dibawakan serta dihantar petugas," jelas Leo.

Ditambahkan oleh Kapolresta yang juga pernah bertugas di kota Batu tersebut, selain menyasar kawasan jalan, physical distancing juga akan menyasar kawasan perumahan dan perkampungan. Ia menyampaikan akan ada 10 perumahan yang kita jadikan (semacam) pilot project, di antaranya perumahan ijen Nirwana, perumahan Araya dan perumahan Permata Jingga.

Waktu pelaksanaannya sabtu dan minggu, dengan pengaturan pada sabtu dimulai pukul 08.00 s/d 12.00 wib. Ada pun hari minggu mulai pukul 19.00 s/d 23.00 wib.

"Kita bikin one gate sistem dan kita tutup jalan jalan tikus yang masuk.  Saya minta  kita edukasi bersama.  Sadar akan banyak pertanyaan,  namun harus kita lakukan bersama untuk keselamatan kita semua," pungkasnya.

Peluncuran zona physical distancing juga diikuti dengan penyemprotan disinfectan dengan menggunakan mobil water canon polresta Malang, serta diteruskan pelaksanaan giat di perumahan Permata Jingga. (ica)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

 

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU