IPEBI Rangkul Pekerja Terdampak Covid-19

  • 29-03-2020 / 19:21 WIB
  • Kategori:Malang
IPEBI Rangkul Pekerja Terdampak Covid-19 Ketua IPEBI Malang, Yon Widiyono (kanan) memberikan sembako dan tali kasih kepada tukang becak di sekitar Kantor Perwakilan (KPw) BI Malang/caption.

Malangpostonline.com - Peduli terhadap pekerja terdampak Covid-19, Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) Malang memberikan bantuan sembako. Mengusung konsep one family helps another family, sebanyak 58 pegawai sedikitnya membantu satu keluarga yang membutuhkan (target family).

Target family yang dituju adalah pekerja, UMKM atau buruh berpendapatan harian yang penghasilannya berkurang akibat dampak darurat Covid-19. Sehingga menjadi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pokoknya sehari-hari atau paling tidak 14 hari kedepan.

"Pegawai organik di BI Malang total ada 58 orang, artinya target family berjumlah minimal 58 keluarga, tapi ternyata ada juga beberapa pegawai yang memberikan batuan ke lebih satu keluarga, ada yang dua sampai tiga keluarga," ujar Ketua IPEBI Malang, Yon Widiyono, Minggu (29/3).

IPEBI Malang menyarankan kepada seluruh pegawai untuk memberikan bantuan ke target family yang berlokasi di sekitar tempat tinggalnya. Hal ini agar bantuan sembako tersampaikan namun tetap memperhatikan himbauan pemerintah untuk melaksanakan social distancing. 

Sementara bagi yang khawatir keluar rmh, para pegawai juga dieprbolehkan memberikan bantuan tersebut kepada pekerja harian lainnya. Termasuk ojek online (ojol) lantaran mereka adalah salah satu pekerja yang juga terdampak Covid-19. 

"Jadi untuk lokasi target family beragam, menyesuaikan dengan tempat tinggal pegawai BI Malang, ada yang di daerah jalan Ijen, Sukun, jalan Langsep dan sebagainya," terang Yon, sapaan akrabnya.

Program IPEBI Malang Merangkul Pekerja Terdampak Corona ini berlangsung sejak 27 Maret lalu hingga 5 April mendatang. Selain sembako dari IPEBI Malang, para pegawai juga diperkenankan menambahkan bantuan pribadinya ke target family baik berupa sembako maupun uang tunai.

Yon menambahkan, program ini bertujuan untuk mendorong pegawai BI agar tumbuh rasa saling peduli dengan sesama terutama kepada mereka yang turun drastis penghasilannya akibat adanya wabah COVID-19. Selain itu, aksi kecil ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat Malang Raya maupun warga Indonesia. 

"Apabila banyak orang mengikuti aksi sejenis, niscaya kita bisa melewati masa sulit ini dengan penuh kasih sayang," tandasnya. (lin)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

 

Editor : lin
Uploader : slatem
Penulis : lin
Fotografer : lin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU