Disarankan Tak Mudik, Pemkot Malang Perketat Pengawasan Penumpang

  • 30-03-2020 / 07:26 WIB
  • Kategori:Malang
Disarankan Tak Mudik, Pemkot Malang Perketat Pengawasan Penumpang

Malangpostonline.com - Pengawasan orang yang keluar masuk Kota Malang terus diperketat. Seperti yang dilakukan pada ratusan santri yang tiba di Kota Malang langsung menjalani serangkaian pengecekan kesehatan, Minggu (29/3). Mulai dari cek suhu tubuh menggunakan thermal gun hingga penyemprotan disinfektan.

Ada sejumlah kebijakan Pemkot Malang untuk memperketat pengawasan lalu lintas orang keluar masuk Kota Malang. “Kami imbau warga Kota Malang, apabila tidak ada urgensi agar tidak keluar kota. Mohon keikhlasannya karena melihat situasi yang ada,” jelas Kabag Humas Pemkot  Malang, Nur Widiyanto.

Begitu juga untuk pemudik Lebaran dimohon mempertimbangkan situasi saat ini. Pemkot Malang meminta agar dipertimbangkan untuk tidak mudik. “Demikian juga warga Kota Malang,  menginformasikan kepada keluarganya yang ada di luar kota, yang saat ini berdomisili di Jakarta dan daerah lain disarankan dan diharapkan keikhlasan agar sementara waktu tak pulang kampung atau ke Malang,” imbaunya.

Terkait lalu lintas orang yang akan masuk dan keluar kota, kata Wiwid, dilakukan pemeriksaan pada titik-titik keberangkatan. Di antaranya stasiun kereta api (KA), bandara, dan di terminal.

Dalam rakor secara online dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kemarin, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji meminta agar melakukan pengawasan secara ketat di dua terminal di Kota Malang yang dikelola Pemprov Jatim. Yakni Terminal Arjosari dan Terminal Hamid Rusdi.

Untuk PT KAI sudah dikomunikasikan dan memang ada SOP di semua stasiun. Di antaranya pemeriksaan suhu tubuh penumpang. “Apabila dalam pemeriksaan awal, suhu tubuh penumpang menunjukkan indikasi di atas normal maka diminta untuk kembali artinya perjalanannya dibatalkan,” jelas Wiwid. “Jika lepas dari pemeriksaan awal akan dilakukan pemeriksaan  kembali pada kedatangan. Selain itu, di stasiun dipasang Sikat Corona (SiCo),” sambungnya. 

Wali Kota Malang juga sudah memerintahkan Satgas Covid-19, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan pendataan awal terhadap penumpang yang akan datang ke Kota Malang. Sebab jumlah penumpang bisa diketahui dari manifes perjalanan. “Ini data awal untuk tracing,” kata dia. Sedangkan warga Kota Malang yang melakukan kegiatan di luar juga dilakukan pendataan.  (tea/van)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

 

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : MP
Fotografer : MP

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU