Wali Kota Malang Resmi Keluarkan Surat Edaran, Salat Jumat Ditiadakan

  • 30-03-2020 / 22:00 WIB
  • Kategori:Malang
Wali Kota Malang Resmi Keluarkan Surat Edaran, Salat Jumat Ditiadakan

Malangpostonline.com - Warga Kota Malang diimbau untuk beribadah di rumah saja apapun kondisi dan situasinya. Seruan itu disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji dalam Rakor Bersama FKUB (Forum Komunikasi Antar Umat Beragama) dan Tokoh Agama di Ruang Sidang Balaikota, Senin (30/3).

Hal ini juga dengan tegas dituangkannya dalam surat edaran perihal pelaksanaan ibadah yang ditujukan kepada pengurus tempat ibadah di Kota Malang. Surat Nomor 338/975/35.73.133/2020 tertanggal 30 Maret 2020 ini ditandatangani Wali Kota Malang Drs H Sutiaji.

Surat edaran ini menegaskan bahwa masyarakat diminta melaksanakan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya di rumah masing-masing. Termasuk tentunya Salat Jumat di Masjid bagi umat Islam, untuk sementara waktu bakal ditiadakan.

Pertimbangan Wali Kota yang tertulis dalam surat tersebut adalah Kota Malang telah masuk zona merah. Selain itu juga disesuaikan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang sebelumnya telah melarang Salat Jumat selama dalam situasi wabah corona.

Kebijakan baru Wali Kota Malang ini merupakan hasil kesepakatan rapat yang dihadiri Komandan Resor Militer (Danrem), Komandan Distrik Militer (Dandim), Forkopimda, FKUB dan tokoh agama lainnya pada 30 Maret 2020 di Ruang Sidang Balai Kota Malang.

“Saya minta kepada masyarakat, arti sembuh itu bukan berarti virus tidak bergerak. Jadi kita tetap alhamdulillah tapi perlu waspada. Karena ada tambahan positif itu tidak dari tracking yang sebelumnya artinya bahwa virus hidup masuk dari mana-mana,” tegas Sutiaji.

Apa yang disampaikan Wali Kota dan jajaran Forkopimda ini pun mendapat respon positif. Khususnya respon positif oleh MUI Kota Malang serta Pimpinan NU dan Muhammadiyah Kota Malang.

"Kita akan sampaikan ke warga Muhammadiyah, selama kondisi (wabah corona, red) untuk Salat Jumat di rumah masing masing (diganti Salat Dhuhur, red), “ ujar Profesor Haris, Ketua PD Muhammadiyah Kota Malang.

Sementara itu KH. Isroqun Najah dari PC NU Kota Malang menambahkan perlu ada gerakan masif melalui kelurahan, pemuda dan tokoh agamanya. “Saya apresiasi sekarang masjid Jami’ ngaji itu sudah pake livestreaming,” ujar Gus Is, sapaan akrab KH. Isroqun Najah.

Rakor ini dihadiri oleh Wali Kota Malang Sutiaji, Wawali Sofyan Edi Jarwoko, Danrem 083/Baladhika Jaya Zainuddin, Dandim 0833 Malang Kota Tommy Anderson, Kapolresta Malang Kota Leonardus Simarmata, Ketua FKUB, MUI, tokoh agama dan perangkat daerah terkait. (ica/bua)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : rois
Penulis : ica
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU